Pedagang Musiman Umbul-Umbul Keluhkan Omset Menurun Akibat Pandemi

<p>Foto: Pedagang bendera HUT RI di Parigi Moutong.</p>
Foto: Pedagang bendera HUT RI di Parigi Moutong.

Gemasulawesi– Pedagang musiman umbul-umbul jelang perayaan HUT RI Ke-79 di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, keluhkan penurunan omset akibat pandemi covid19.

“Saya sudah 3 tahun menjual bendera seperti ini. Namun, dua tahun terkahir dengan adanya pandemi penghasilan menurun drastis akibat sepi pembeli,” ungkap pedangan musiman yang menjajakan dagangannya dipinggir jalan Trans Sulawesi Kota Parigi, Gofal kepada wartawan, Kamis 12 Agustus 20210.

Menurut dia, pendapatannya sebagai pedagang musiman umbul-umbul dari berjualan sebelum pandemi melanda mampu mencapai Rp5 juta hingga Rp6 juta perharinya.

Baca juga: Warga Keluhkan Pembayaran Uang Tindakan IGD di Kota Palu

Tetapi, mengalami penurunan hingga Rp500 ribu perharinya.

Dia menilai, dua tahun terakhir ini minat beli masyarakat terhadap atribut HUT RI menurun.

Bahkan, kondisi pandemi juga mempengaruhi biaya pengiriman barang dari wilayah Garut, Jawa Barat karena mengalami peningkatan.

“Barang dikirim kesini itu dihitung Rp 57 ribu perkilo-nya. Makanya tidak terlalu banyak saya pesan, karena ongkos kirimnya sudah mahal,” terangnya.

Menurutnya, dampak adanya pandemi covid19, memang sangat besar berpengaruhnya terhadap pedagang musiman umbul-umbul bendera dan bendera merah putih.

“Mudah-mudahan situasi ini segera berakhir agar penghasilan masyarakat dapat normal kembali seperti semula,” harapnya.

Gofal pedagang musiman umbul-umbul menyebut berjualan bendera untuk mencari uang tambahan.

Baca: Vaksinasi Covid-19 Dosis lengkap Jadi Syarat Utama Calon Jamaah Haji

Perayaan HUT RI tidak semeriah tahun sebelumnya

Di peringatan HUT RI tahun ini, dia berharap barang daganganya dapat laku terjual. 

Untuk bendera merah putih dijualnya mulai dari harga Rp25 hingga Rp80 ribu per item. Kemudian, bendera ukuran kecil yang biasanya di pasang dikendaraan sepeda motor, dan mobil dijual dengan harga senilai Rp5 ribu.

Sedangkan, umbul-umbul dijual sesuai ukuran, mulai dari harga Rp 250 hingga Rp 500 ribu.

Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-76 tinggal beberapa hari lagi. Meskipun perayaan HUT RI tidak semeriah seperti tahun sebelum pandemi covid19 melanda negara Indonesia khususnya, Kabupaten Parigi Moutong. 

Namun, tanda menyambut hari Kemerdekaan RI itu sudah mulai muncul. Dengan berkibarnya bendera merah putih dan umbul-umbul di depan rumah warga dan perkantoran. (***) 

Baca juga: Sambut HUT RI, Pemda Parigi Moutong Imbau Pasang Umbul-Umbul

...

Artikel Terkait

wave

Pemda Parigi Moutong Akan Rekrut Relawan Penanganan Covid19

Pemda Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, akan rekrut relawan penanganan covid19. Menyusul mulai meningkatnya Tenaga Kesehatan (Nakes).

Parigi Moutong Rekomendasi Dua Titik Wilayah Pertambangan Rakyat

Parigi Moutong rekomendasi dua titik Wilayah Pertambangan Rakyat. Dari 29 titik usulan Pemerintah provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah.

Kemenkes Sahuti Usulan Pinjaman Alat PCR Mobile dari Parigi Moutong

Kemenkes sahuti usulan peminjaman alat PCR mobile dari Pemda Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berdasarkan petunjuk Pak Bupati.

Nakes Positif Covid19, Puskesmas Kasimbar Tutup Layanan Rawat Inap

Puskesmas Kasimbar tutup layanan rawat inap, IGD dan persalinan karena tenaga kesehatan atau Nakes positif covid19 atau virus corona.

Status Zona Merah, Parigi Moutong Tunda PTM Terbatas

Disdikbud Parigi Moutong tunda PTM terbatas di seluruh satuan pendidikan. Penundaan dilakukan berdasarkan SKB empat menteri.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;