Pemerintah Prioritaskan Penuhi Kebutuhan Korban Banjir Torue

<p>Suasana warga yang terkena dampak banjir di Desa Torue mengungsi di mesjid (Ilustrasi Gambar)</p>
Suasana warga yang terkena dampak banjir di Desa Torue mengungsi di mesjid (Ilustrasi Gambar)

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, prioritaskan penuhi penyaluran bahan pangan kebutuhan korban bencana banjir bandang Desa Torue.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Parigi Moutong Amiruddin saat dihubungi di Palu, Minggu 28 Agustus 2022.

“Saat ini status tanggap darurat masih berlaku, sehingga kami pastikan para korban bencana, khususnya yang kehilangan tempat tinggal dan warga yang rumahnya rusak berat, menjadi target untuk kebutuhan warga korban bencana banjir di Desa Torue agar di prioritaskan logistik,” ucap Amiruddin.

Ia menjelaskan, meski situasi mulai kondusif, pemenuhan kebutuhan pokok warga terdampak parah tetap menjadi tugas utama, di mana pembagian sembako oleh kelompoknya diatur dengan tujuan menjaga keamanan stok.

Selain itu, sejumlah warga juga terpaksa tinggal di posko pengungsian karena rumahnya telah hilang dan rusak. Jadi, selain membagikan sembako, BPBD setempat juga menyediakan makanan siap saji di dapur umum.

“Dapur umum yang kami buka tentunya mengutamakan pelayanan untuk warga di posko pengungsian karena persediaan dapur mereka yang cukup terbatas,” ucap Amiruddin.

Selain itu, dapur umum BPBD menyajikan makanan siap saji untuk pekerja yang melakukan normalisasi aliran dan untuk tim relasi cepat (RTC) yang bekerja di lokasi.

Dengan anggaran tanggap darurat, Pemkab Parigi Moutong memanfaatkan bantuan senilai Rp250 miliar yang diberikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, saat meninjau lokasi banjir. Juli lalu.

Untuk penggunaan dana yang salah satunya ditujukan untuk kebutuhan logistik para korban yang terkena dampak bencana pada masa tanggap darurat setelah perpanjangan dari 12 Agustus hingga 12 September 2022.

Namun, pihaknya juga tetap terbuka apakah ada relawan yang ingin menyalurkan bantuannya secara mandiri atau melalui pemerintah.

Baca: Satpol PP Sulawesi Selatan Tertibkan Bangunan Liar di Makassar

“Meski ada pihak yang menyalurkan bantuan kemanusiaan langsung kepada korban bencana, tolong. Bantuan para pihak tersebut merupakan bentuk empati dan kepedulian bersama untuk meringankan beban warga yang terkena dampak,” kata Amiruddin.

Dia menambahkan, BPBD dan dinas sosial di seluruh Tagana telah ditugaskan oleh Bupati Parigi Moutong untuk memenuhi kebutuhan para korban bencana selama masa tanggap darurat.

Amiruddin mengatakan, kami berbagi tugas di lapangan, jadi kerja lapangan lebih fokus. (*/Ikh)

Baca: Penambang Emas Ilegal di Poboya Tertimbun Longsor

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Festival Sandeq 2022, 34 Perahu Siap Berlayar Menuju Kalimantan

Festival Sandeq yang akan digelar pada 9 September 2022, sebanyak 34 perahu sandeq akan siap berlayar menuju pulau Kalimantan, sebagai tanda

Menlu Retno Kecam Dua Politikus India Penghina Nabi Muhammad SAW

Kecam Dua Politikus India, Menlu Retno Angkat Bicara saat menghadiri pertemuan para Menlu ASEAN-India di New Delhi, India, dalam pertemuan

Keluarga Ridwan Kamil Menyatakan Eril Telah Meninggal Dunia

Keluarga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan kalau putra sulung Gubernur Jawa barat Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz

Hasil Pertandingan Liga Europa: Galatasaray vs Barcelona Skor 1-2

Barcelona melaju ke delapan besar Liga Europa,itu didapatkan setelah berhasil mematahkan Rekor kemenangan Galatasaray

Aktivis Pemilu Soroti Lambannya Pembahasan Jadwal Pemilu 2024

Aktivis Titi Anggraini soroti lambannya pembahasan jadwal pemilu 2024, pasal 167 ayat (2) UU nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;