Pemukiman di Kawasan Rawan Bencana Harus Tingkatkan Kewaspadaan

<p>Foto Biro Humas Dan Protokol Provinsi Sulteng.</p>
Foto Biro Humas Dan Protokol Provinsi Sulteng.

Berita Sulawesi tengah, gemasulawesi- Pemukiman Masyarakat dalam Kawasan rawan bencana diminta untuk lebih meningkatkan kewaspadaan.

Hal tersebut diungkapkan, Asisten Administrasi perekonomian dan pembangunan, Dr Ir B Elim Somba M Sc pada workshop review dan evaluasi peluncuran program pengurangan bencana di salah satu hotel kota palu, belum lama ini.

Baca juga: BMKG Perkirakan Hujan Lebat Landa Sulawesi Tengah Selama Sepekan

“Semoga masyarakat berdomisili di pemukiman yang rawan bencana akan memiliki bekal untuk siap siaga dalam merespon setiap kemungkinan bencana secara cerdas, cepat dan tepat,” jelasnya.

Kegiatan yang diprakarsai oleh lembaga donor Islamic Relief Worldwide mendapatkan apresiasi dari gubernur Sulteng.

Baca juga: Zona Rawan Corona Kota Palu Jadi Target Penyemprotan Disinfektan

Ir B Elim mengatakan, bantuan Islamic Relief dan para mitra atas upaya-upaya kemitigasian, penanganan bencana dan percepatan rehab-rekon pasca bencana 28 September 2018 sangat bermanfaat.

“Gubernur berharap kiranya inisiator dapat menyelipkan pengetahuan literasi media kepada masyarakat agar dapat menangkal hoax dalam pemberitaan bencana,” terangnya.

Baca juga: Kawal Pilkada di Titik Rawan, Polres Parimo Koordinasi Satgas Tinombala

Ia mengatakan, terkadang tanpa proses cek dan ricek, masyarakat dengan mudahnya langsung percaya dan mengikuti apapun berita dan informasi bencana yang dishare di media sosial.

Mestinya kata dia, setiap informasi atau berita bencana harus ditelusuri dulu validitasnya supaya terjadi benang merah dengan kesiapsiagaan, bukan malah membuat resah dan akhirnya masyaarakat salah mengambil tindakan.

Baca juga: Curah Hujan Tinggi, BPBD Minta Warga Sigi Sulteng Siaga Bencana

“Karena bila merespon secara panik maka apapun strategi mitigasi yang sudah dipersiapkan dengan baik niscaya akan buyar seketika,” tandasnya.

Sebelumnya, perwakilan Islamic Relief menuturkan program yang diluncurkan adalah replikasi dari program serupa yang telah dilaksanakan di Kabupaten Sigi, tepatnya di tiga desa terdampak yaitu Lolu, Mpanau dan Jono Oge.

Baca juga: Pilkada Serentak Sulteng 2020, Ribuan TPS Masuk Kategori Rawan

Program tersebut berfokus pada 3 sasaran utama yaitu kepada masyarakat, pemda dan rumah ibadah.

Pihak Islamic relief optimis hasil akhir program di Kota Palu dapat mewujudkan ketangguhan masyarakat terhadap bencana.

Dengan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman, kesiapsiagaan masyarakat dan pengembangan ekonomi berkelanjutan dengan pendekatan rumah ibadah dan tokoh agama. (**)

...

Artikel Terkait

wave

Pilkada Serentak Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Dalam Rakor Anev Mahfud MD Menyimpulkan Pelaksanaan Pilkada Serentak wajib memperhatikan protokol kesehatan. Penegakan hukum harus dilakukan.

Pemkot Palu Kunjungi BNPB Pusat Bahas Penyaluran Dana Stimulan Tahap II

BNPB Pusat akan segera proses penyaluran dana stimulan tahap II untuk 18.294 rumah rusak akibat bencana gempa dan tsunami tahun 2018 di palu.

Lagi, 55 Orang Terkonfirmasi Positif Covid 19 Hari ini di Sulteng

55 orang di Provinsi Sulteng kembali dinyatakan terkonfirmasi positif covid 19. Dengan ketambahan tersebut total pasien covid 19 menjadi 1687

Tata Ruang Kota Palu Pondasi Kebijakan Tata Pemerintahan

Tata Ruang di kota palu adalah hal sangat penting karena merupakan pondasi dan pijakan dalam membuat sebuah kebijakan tata pemerintahan.

Tiga Calon Sekda Dinilai Miliki Kompetensi Tinggi

Tiga calon sekda dinilai miliki Kompetensi tinggi dan sangat memenuhi syarat untuk menjadi Sekretaris daerah Kabupaten Parigi moutong.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;