Penuhi Ketersediaan Stok Darah, PMI Parigi Moutong Bangun UTD

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Ketua PMI Parimo, Noor Wachidah Prihartini Tombolotutu, tengah memotong nasi tumpeng dalam perayaan HUT PMI ke-77 (Foto/Mawan)

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – Penuhi ketersediaan stok darah, Palang Merah Indonesia (PMI) Sulawesi Tengah (Sulteng), mendukung langkah PMI Kabupaten Parigi Moutong, bangun Unit Tranfusi Darah (UTD) untuk membantu pemerintah dalam pemenuhan stok darah di wilayah itu.

Hal itu diungkapkan Ketua PMI Sulawesi Tengah, Moh Hidayat, saat menghadiri HUT PMI ke- 77 di Parigi, Senin 19 September 2022.

“Setiap kali rumah sakit membutuhkan suplai darah, sangat penting untuk memiliki unit transfusi darah,” kata Moh Hidayat.

Ia menjelaskan, bahwa kabupaten harus memiliki unit donor, mengingat akses pengambilan darah di markas PMI Sulawesi Tengah cukup jauh dan kebutuhan darah setiap hari juga cukup tinggi.

Ia mengatakan, menurut PMI pusat, jika jarak antar provinsi cukup jauh, semua PMI kabupaten harus membentuk unit dtranfusi darah khusus untuk membantu masyarakat penuhi ketersediaan stok darah bagi yang membutuhkan.

“Tentunya kami siap memfasilitasi dukungan dari pusat untuk organisasi PMI kabupaten/kota. Ini dilakukan semata-mata untuk kepentingan kemanusiaan,” terangnya.

Ia mengemukakan, bahwa masalah kemanusiaan adalah bagian dari tanggung jawab sebagai organisasi Palang Merah untuk memberikan bantuan tanpa batas.

Baca: Warga Palu Bakar Alat Berat di Lokasi Tambang Emas Poboya

Ia menjelaskan bahwa UTD tidak hanya terbatas pada transfusi, tetapi juga berfungsi sebagai tempat penyimpanan darah yang disimpan untuk dipersiapkan bagi orang yang membutuhkannya, karena transfusi adalah bagian dari visi dan misi PMI.

Ia menambahkan bahwa dalam memberikan pelayanan kemanusiaan, organisasi Palang Merah tidak hanya bekerja dalam situasi darurat, tetapi juga memberikan prioritas sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku secara universal serta memperhatikan kelompok yang paling rentan.

“Untuk mendapatkan suplai darah, PMI kabupaten/kota dapat menjalin hubungan kerja dengan masyarakat dan pihak lain sehingga tanggap darurat dapat dipercepat,” tutupnya. (*/Ikh)

Baca: Rusdy Mastura: Tangkap Pelaku Perusakan Kantor AKM di Poboya

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.