Peringati Hari Anti Narkotika, Wali Kota Kendari Himbau Waspada Narkoba

<p>Peringati Hari Anti Narkotika, Wali Kota Kendari Himbau Waspada Narkoba</p>
Peringati Hari Anti Narkotika, Wali Kota Kendari Himbau Waspada Narkoba

Berita Sulawesi Tenggara, gemasulawesi – Peringati hari Anti Narkotika, Wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Sulkarnain Kadir menghimbau agar semua pihak di Kelurahan di daerah ini agar mewaspadai penyalahgunaan dan peredaran narkoba guna melindungi penerus bangsa.

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan, agar jangan lengah bahwa 65 kelurahan harus waspada terhadap narkoba.

Walikota Kendari Sulkarnain Kadir dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari mengikuti peringati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2022 secara online di Kantor Walikota Kendari. Wali Kota Kendari mengaku akan terus bekerja sama dengan semua pihak untuk memberantas narkoba dan memastikan masyarakat dapat terlindungi dari bahaya narkoba. Selain itu, saat ini 16 dari 65 kecamatan masuk dalam zona merah risiko narkotika.

Diakui, masalah narkoba seperti fenomena gunung es yang hanya terlihat di permukaan saja, sehingga seluruh kelurahan harus terus meningkatkan kewaspadaan. Apalagi, diakui Wali Kota, pihaknya bersama BNN setempat rutin melakukan tes urine bagi ASN untuk melindungi stafnya dari penyalahgunaan narkoba.

Baca: Jadi Pengedar Sabu, Karyawan BUMN di Sumatera Utara Ditangkap

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Kendari, Murniaty, mengaku terus melakukan berbagai upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, termasuk menasihati dan membentuk Desa Bersih Narkoba (Bersinar).

“Edukasi selalu kami lakukan baik di sekolah, kami memberikan wacana Program Sekolah Bersinar dan Kampus Bersinar, bahkan sekarang sudah ada Kota Bersinar,” ujarnya.

Ia menghimbau kepada orang tua dan semua pihak untuk bersinergi menciptakan pemahaman tentang bahaya penyalahgunaan narkoba untuk masa depan khususnya bagi generasi muda atau generasi bangsa. Peringatan HANI 2022 yang dilaksanakan secara daring di Kota Kendari diikuti Ketua DPRD Kendari, forkopimda, sejumlah kepala OPD, dan lurah. (*/Ikh)

Baca: Mabuk Cap Tikus, Kasus Pembunuhan di Poso Terungkap

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Sukseskan Pilkades Serentak di Parigi Moutong Terapkan Prokes Ketat

Sukseskan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, menerapkan Peraturan

Berlibur di Pantai Gong Sulawesi Tenggara, Tiga Bocah Terseret Ombak

Berlibur di Pantai Batu Gong, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, tiga bocah wisatawan lokal tenggelam akibat terseret ombak

Warga Nekat Tangkap Buaya Raksasa di Buton Pakai Tali Nilon

Warga Desa Ambuau Indah, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, nekat tangkap buaya raksasa berat sekitar 1 ton

Pasca Abrasi Pantai Minahasa, Pemkab Siapkan Hunian Sementara

Pasca abrasi Pantai Amurang, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan siapkan hunian sementara

Lepas CJH Kloter Keempat, Wabup Parigi Moutong: Tetap Jaga Kesehatan

Lepas keberangkatan Calon Jama’ah Haji (CJH) kloter keempat tujuan embarkasi Balikpapan, Wakil Bupati (Wabup) Parigi Moutong

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;