Pertamina Inspeksi Mendadak Sejumlah SPBU di Palu

waktu baca 3 menit
Ket Foto: Ilustrasi (Foto/Pixabay)

Berita , gemasulawesi – PT Patra Niaga lakukan inspeksi mendadak di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) di Kota Palu, Provinsi , untuk memastikan kelancaran penyaluran bahan bakar bagi masyarakat.

Hal itu diungkapkan General Manager PT Patra Niaga Regional Sulawesi, Edwin Widyanto diketerangan pers tertulis di palu, Sabtu 26 November 2022.

“Kami ingin bekerja sama dengan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH) Migas untuk memastikan pelayanan konsumen di daerah berjalan dengan baik atau tidak,” ucap Edwin Dwiyanto.

Ia mengatakan, pada Jumat 25 November 2022 telah dilakukan investigasi pelayanan konsumen di SPBU 74.941.16 Line 2 Muh Yamin dan SPBU 74.941.27 Sisingamangaraja Palu.

Baca: Pertamina Pastikan Stok BBM di Buol Aman Usai Jembatan Putus

Pejabat melakukan serangkaian inspeksi di fasilitas, antara lain rekaman kamera pengawas SPBU di Palu, automatic yank gauge (ATG) dan EDC atau alat pencatat plat nomor kendaraan serta barcode scanner konsumen menggunakan BBM bersubsidi.

Di sela-sela inspeksi, juga menyempatkan diri untuk berbincang dengan beberapa pemilik kendaraan roda dua, termasuk pengemudi truk, untuk mendapatkan informasi lebih lanjut tentang pola distribusi bbm bersubsidi yang benar.

Menurutnya, peran pemerintah daerah (Pemda) dan lembaga penegak hukum (APH) dalam mengawasi distribusi BBM bersubsidi sangatlah penting.

Baca: Pertamina Sosialisasi Subsidi di Empat Daerah Sulawesi Tengah

“Dalam pemeriksaan lapangan yang kami lakukan, antrean muncul akibat pengisian berulang kali oleh oknum konsumen dengan berbagai cara. Namun tidak bisa memberikan sanksi kepada konsumen karena itu peran pemerintah daerah dan APH,” kata Edwin.

Ia mengatakan, berdasarkan pemeriksaan sebelumnya di berbagai wilayah Pulau Sulawesi, masih terjadi antrian yang padat di Kota Palu.

“Kami berusaha bekerja sama dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum setempat untuk menemukan formula yang tepat untuk mengurai antrean kendaraan,” kata Erwin.

Baca: Pertamina Sosialisasi Subsidi di Empat Daerah Sulawesi Tengah

Di sisi lain, katanya, juga berupaya mengoptimalkan distribusi melalui kapal tanker untuk menyesuaikan dengan pola konsumsi masyarakat.

Ia menambahkan pihaknya telah menerima masukan dari konsumen, berdasarkan informasi tersebut kami akan menata ulang pola pengiriman BBM di SPBU agar BBM tersedia untuk masyarakat pada saat-saat genting.

Menurut , stok BBM di Terminal BBM (TBBM) Donggala cukup untuk menyuplai kota Palu dan sekitarnya, stok BBM biosolar yang tersedia saat ini sebanyak 4.382 kiloliter dengan konsumsi harian rata-rata 320 kiloliter, maka cadangan tersebut mampu menyerap peningkatan konsumsi 14 kali lipat.

Baca: Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati Peringkat 17 Perempuan Berpengaruh di Dunia

Hingga 3.200 kiloliter tersedia untuk Pertalit, konsumsi harian rata-rata adalah 619 kiloliter dengan kekuatan lima kali lipat dari stok. (Dn)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

1 Komentar

  1. Rendra

    Itu Pertamina SPBU di toaya Sindue Donggala apakah Pertamina khusus jerigen?
    cepat sekali habis pertalite nya, motor sama mobil kebagian Pertamax.. ! Miris

    Balas
Sudah ditampilkan semua