Nihil Hasil, Pencarian Petani Hilang di Hutan Banggai

<p>Foto: Pencarian Petani Getah Damar Hilang di Hutan Banggai, Minggu 7 Februari 2021.</p>
Foto: Pencarian Petani Getah Damar Hilang di Hutan Banggai, Minggu 7 Februari 2021.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Basarnas Palu nihil hasil pencarian petani hilang di hutan Banggai, Sulteng.

“Petani getah damar yang hilang bernama Warsi Rahim (40), asal Desa Simpangan, Kecamatan Masama,” ungkap Kepala Basarnas Palu, Sulawesi Tengah, Andrias Hendrik Johannes, di Kota Palu, Minggu 7 Februari 2021.

Ia mengatakan, kejadian petani hilang di Hutan, Warsi Rahim, diketahui setelah Kepala Desa Simpangan melaporkan peristiwa itu ke Basarnas Palu, Minggu 7 Februari 2021, pukul 09.00 WITA.

Baca juga: Majelis Ta’lim dan Shalawat KH Sholeh Damar Rayakan Milad Ke- I

Dari keterangannya, peristiwa petani hilang di Hutan, Warsi Rahim, berawal sejak Jumat 5 Februari 2021, pukul 08.00 Wita. Korban meninggalkan rumah untuk mencari getah damar di hutan sekitar Desa Simpangan.

“Warsi Rahim hingga saat ini belum kembali ke rumah. Biasanya, ia berangkat pagi dan pulang sekitar pukul 17.00 Wita,” sebutnya.

Warga dan aparat Banggai, Sulawesi Tengah kata dia, sudah mencari Warsi Rahim di lokasi tempat korban kemungkinan mencari getah damar.

Baca juga: Sembilan Kabupaten di Sulteng Nihil Kasus Virus Coro

Namun, hasil pencarian petani hilang di hutan Banggai, Sulawesi Tengah, masih nihil.

” Warga hanya menemukan motor korban,” jelasnya.

Baca juga: Bawaslu Sulteng dan Dosen Untad Palu Saling Lapor

Saat ini dari Pos SAR Luwuk, Banggai, Sulawesi Tengah, menurunkan lima personel dibantu anggota Polsek Simpangan, Babinsa dan masyarakat setempat menuju lokasi pencarian.

Ia mengatakan, sekitar pukul 09.15 Wita, tim SAR Luwuk diturunkan dan saat ini mereka telah melakukan pencarian terhadap korban.

Baca juga: Nihil Corona, Parigi Moutong Pertahankan Tren Bagus

Tim akan melakukan penelusuran ke hutan dengan melihat berbagai jejak atau sesuatu yang dapat digunakan membantu pencarian.

Dengan mengajak warga sekitar dianggap mampu membantu mengenali hutan di Desa Simpangan.

Pencarian akan dilaksanakan beberapa hari kedepan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) pencarian korban hilang.

Tinggal menunggu hasil pencarian dari tim SAR yang dibantu aparat dan warga sekitar hutan Desa Simpangan, Banggai, Sulawesi Tengah.

Baca juga: Parigi Moutong Masih Nihil Terkonfirmasi Positif Corona

Laporan: Ahmad

...

Artikel Terkait

wave

Sempat Tersesat dan Kehabisan Logistik, Pendaki Gunung Bulu Nti Selamat

Lima mahasiswa Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah, pendaki Gunung Bulu Nti sempat tersesat dan kehabisan logistik, namun selamat.

Peringatan Dini dan Update Cuaca Sulawesi Tengah 6 Februari 2021

BMKG kembali mengeluarkan peringatan update cuaca Sulawesi Tengah 6 Februari 2021, kepada masyarakat luas untuk mendapatkan perhatian.

Polisi Amankan Dua Pelaku Narkoba di Banggai

Dalam beberapa hari, Polres Banggai berhasil amankan dua pelaku Narkoba di Banggai, Sulawesi Tengah.

Bangkep Belajar Tangani Stunting ke Parimo

Menjadi daerah Lokus stunting membuat Pemkab Banggai Kepulauan, Bangkep belajar tangani stunting ke Pemkab Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Kapolsek Banggai Orang Pertama Jalani Vaksinasi Covid Banggai Laut

Kapolsek Banggai jadi orang pertama jalani vaksinasi covid 19 Banggai Laut, Sulawesi Tengah, bersama Tenaga kesehatan dan perwakilan Muspida.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;