PNM Lakukan Pendampingan Nasabah Mekaar di Sulawesi Utara

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Pelatihan pelaku usaha mikro kecil yang diselenggarakan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) (Foto/Ilustrasi Gambar)

Berita Sulawesi Utara, gemasulawesi – Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali melakukan pendampingan Pelatihan Literasi Keuangan dan Pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) diikuti 600 berkerja sama dengan Garda Transfumi (Transformasi Formal Usaha Mikro) kegiatan itu dihadiri Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey serta Direktur Operasional PNM Sunar Basuki.

PNM menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memberikan dukungan dan edukasi kepada para pelanggannya. Salah satunya memberikan pelatihan tentang pentingnya pelanggan memiliki Nomor Izin Usaha (NIB).

Sunar Basuki, Direktur Operasional PNM mengatakan di Sulawesi Utara NIB diterbitkan NIB untuk 600 nasabah PNM Mekaar. Nasabah PNM di Sulawesi Utara juga mencapai 101.000 dengan 30 kantor layanan dan 400 perwakilan lapangan atau AO.

“Selain perusahaan pembiayaan yang juga telah memberikan akses modal, juga memiliki khas dengan memberikan pelatihan keanggotaan. Dengan demikian, PNM memiliki pelatihan mulai dari pelatihan mental dalam bisnis, motivasi, hingga pembelajaran menjadi wirausaha, peningkatan produktivitas , dan lain-lain,” kata Sunar.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan NIB sangat penting bagi usaha mikro untuk beranjak dari status usaha informal menjadi pelaku usaha formal. Pada kesempatan ini, Teten berikan apresiasi kepada PNM yang telah bekerja keras dalam melakukan pendampingan nasabah PNM Mekaar.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengucapkan terima kasih kepada PNM yang telah memberikan NIB kepada 600 nasabah PNM Mekaar. Hal ini dapat meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat di daerah tersebut.

“Saya ucapkan terimakasih atas peran PNM dalam membantu kesiapan anggota dengan melaksanakan kegiatan ekonomi UMKM di daerah ini. Saya berharap tetap seperti itu agar masyarakat Sulawesi Utara bisa menikmati manfaatnya,” kata Olly.

Baca: Mendag Kembali Pasok 607 Ton MinyaKita ke Indonesia Timur

Perlu diketahui, Per 24 September 2022, PNM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 148,56 triliun kepada nasabah PNM Mekaar dengan total 12,7 juta nasabah. Saat ini PNM memiliki 4.186 kantor layanan di seluruh Indonesia yang melayani UMKM di 34 provinsi, 443 kabupaten/kota, dan 5.640 kecamatan.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan bahwa ibu-ibu nasabah PNM Mekaar telah membantu menciptakan lapangan kerja di masa pandemi COVID-19.

“Seorang ibu dapat mempekerjakan satu hingga dua orang. Selama COVID-19, terjadi peningkatan 7,1 juta orang. Artinya ketika di kota-kota besar, mereka melepaskan karyawan, ibu-ibu di desa menciptakan lapangan kerja hingga 7,1 juta orang,” kata Erick, seperti dilansir di salah satu media online. (*/Ikh)

Baca: IKN Nusantara Prioritaskan Mobilitas Pejalan Kaki

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.