Polemik Ijazah Ditahan, Ini Penjelasan Disdikbud Parigi Moutong

<p>Polemik Ijazah Ditahan, Ini Penjelasan Disdikbud Parigi Moutong</p>
Polemik Ijazah Ditahan, Ini Penjelasan Disdikbud Parigi Moutong

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – Polemik terkait pengambilan Ijazah dan Rapor, Kepala Bidang Management Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, menjelaskan bahwa tidak ada lagi penahanan setelah ada surat edaran terbaru.

Hal itu diungkapkan Ibrahim Kepala Bidang Managemen Sekolah Dasar (SD) saat ditemui Selasa 19 Juli 2022.

“Kemarin adanya laporan terkait sekolah di kawasan Parigi dan Eks Parigi yang melakukan penahanan dan semua sekolah yang bersangkutan sudah kami telusuri, Namun tidak ada sekolah yang melakukannya,” ucap Ibrahim saat ditemui Selasa 19 Juli 2022.

Ia menjelaskan terkait polemik ijazah dan rapor ditahan, dengan adanya Surat Edaran terbaru bagi siswa yang belum divaksinasi hingga tahun ajaran baru. Sekolah harus mengeluarkan ijazah dan rapor itu.

Baca: Bupati Parigi Moutong Rombak Kabinetnya, Berikut Namanya

Ia mengaku, aturan tersebut para siswa diberikan waktu tunggu selama dua minggu bagi, sebagaimana tertuang dalam surat edaran menyatakan awal tahun ajaran baru.

“Siswa hanya punya waktu dua minggu untuk menunggu, dan sekolah kami memeriksa satu per satu, tidak ada yang berhenti,” jelasnya.

Ia menambahkan, jika masih ada sekolah di Parigi Moutong yang menahan ijazah dan sertifikat serta tidak mematuhi edaran terbaru, pihaknya akan memberikan surat peringatan.

Ibrahim mengatakan, kami berharap sekolah yang masih menyimpan ijazah dan rapor akan memberikan nama dan alamat sekolah kepada kami. (*/Ikh)

Baca: Status Siaga, Gunung Anak Krakatau Erupsi Tujuh Kali

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Bupati Parigi Moutong Rombak Kabinetnya, Berikut Namanya

Bupati Parigi Moutong H Samsurizal Tombolotutu kembali melakukan rombak kabinetnya bertempat di Bukit Lagueyas atau

PTM Dilaksanakan, Sekolah di Sigi Terapkan Prokes Ketat

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) akan dilaksanakan dalam rangka pembelajaran tahun akademik 2022/2023, terapkan prokes ketat

Jarang ke Sekolah, Murid SD Mamasa Adukan Gurunya ke Jokowi

Jarang ke sekolah, siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, adukan gurunya ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuntut

Rehabilitasi Terumbu Karang Pulau Salebbo Sulawesi Selatan

Rehabilitasi terumbu karang dengan melakukan transplantasi karang di Pulau Salebbo, Desa Mattoro Walie, Kecamatan Liukang Tuppabiring Utara

DKP Sulawesi Selatan Tanam Mangrove di Pesisir Pantai Pangkep

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulawesi Selatan targetkan tanam 20 ribu bibit mangrove di pesisir pantai

Berita Terkini

wave

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.


See All
; ;