Potensi Cuaca Buruk, Pengelola Pelabuhan Indonesia Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Pelabuhan Indonesia (Foto Ilustrasi/pelni.co.id)

Berita Nasional, gemasulawesi – PT (Persero) Regional Head 4, Enriany Muis meminta agar seluruh Manager (GM) di regional 4 untuk selalu waspada yang berada di wilayah masing-masing.

Hal tadi disampaikan Regional Head 4 terkait penyampaian berdasarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa cuaca ekstrem kali ini menjadi salah satunya ditandai dengan terjadinya tingginya curah hujan.

Oleh karena itu, BMKG mengimbau supaya rakyat agar mewaspadai menurut potensi cuaca ekstrem ini, yaitu adanya potensi bencana hidrometeorologis, yaitu suatu kenyataan bala alam atau proses menghambat yang terjadi pada atmosfer (meteorologi), air (hidrologi), atau lautan (oseanografi).

“Terkait imbauan tersebut, saya mengatakan pada semua GM pada Regional 4 buat selalu waspada potensi cuaca ekstrem hingga sekarang masih melanda, khususnya pada Kawasan Indonesia Timur. Apalagi waktu ini masih pada suasana libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023, dimana banyak masyarakat yang memanfaatkan moda transportasi laut buat pulang ke tempat tinggal usai berlibur pada kampung laman masing-masing,” jelas Enriany pada rilisnya, Senin, 2 Januari 2023.

Baca: Pelabuhan Makassar Lakukan Antisipasi Puncak Arus Balik

Dia mengatakan, semenjak 19 Desember 2022 sampai 3 Januari 2023 pihaknya menyiapkan Posko Penyelenggaraan Angkutan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 pada seluruh pelabuhan Regional 4.

Posko tadi tidak hanya buat memantau arus pulang kampung warga yg naik dan turun dari kapal laut, akan tetapi juga turut memantau kondisi sekitar pelabuhan apalagi pada keadaan cuaca ekstrem saat ini.

“Lantaran tim yg terdapat pada Posko Penyelenggaraan Angkutan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 bukan hanya terdiri Pelindo, juga Kantor Otoritas Pelabuhan (OP) Utama Makassar, Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar, PT Pelayaran Indonesia (Pelni), Kantor Bea dan Cukai Pelabuhan Makassar, Kantor Distrik Navigasi Kelas I Makassar, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Makassar, Polres Pelabuhan Makassar, dan Badan SAR Nasional atau BASARNAS,” terang Regional Head 4.

Baca: Hadapi Liburan Natal dan Tahun Baru, Pelabuhan Makassar Antisipasi Lonjakan Penumpang

Pelaksanaan posko lanjut dia, pada bawah kendali Kantor OP, KSOP, atau Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) dan berkoordinasi menggunakan pihak kepolisian, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), dan juga instansi terkait lainnya.

Sistem pengendalian dilaksanakan menggunakan sistem pengendalian yang langsung juga menggunakan Teknologi Informasi (IT) dan media berita terdapat pada masing-masing pelabuhan. (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.