PPKM di Kota Palu, Pemkot Tiadakan Penyekatan Pos Perbatasan

<p>Foto: Walikota Palu, H Hadianto Rasyid. (Humas Pemkot Palu).</p>
Foto: Walikota Palu, H Hadianto Rasyid. (Humas Pemkot Palu).

Gemasulawesi– Walikota menyebut Pemkot tiadakan penyekatan pos perbatasan, meskipun PPKM di Kota Palu, Sulawesi Tengah, berlanjut hingga 9 Agustus 2021.

“Pos perbatasan kita cukupkan sampai hari ini. Namun, pengetatan kita lakukan secara keseluruhan di Kota Palu terkait dengan protokol kesehatan covid19,” ungkap Walikota Palu, H Hadianto Rasyid di Kota Palu, Senin 2 Agustus 2021.

Kota Palu juga akan laksanakan sejumlah hal. Seperti pelaksanaan pesta pernikahan ditiadakan selama masa PPKM di Kota Palu. Terkecuali akad nikah dibolehkan dengan protokol kesehatan secara ketat.

Baca juga: Senin, PPKM Level Empat Mulai Berlaku di Kota Palu dan Morowali Utara

Selain meniadakan penyekatan pos perbatasan, selama PPKM juga dilakukan pengetatan protokol kesehatan covid19 di pasar-pasar tradisional. Harus dilakukan sebagai upaya meminimalisir angka penyebaran pandemi.

Baik itu pedagang maupun mereka berkunjung ke pasar wajib melaksanakan protokol kesehatan khususnya penggunaan masker.

“Apabila tidak mematuhinya, sanksi sosial kita berlakukan. Olehnya, operasi yustisi harus rutin dilaksanakan di pasar,” kata Hadianto.

Selanjutnya, BPBD Kota Palu bersama tim penyemprotan disinfektan harus melakukan penyemprotan di zona-zona rumah warga sedang melakukan isolasi mandiri.

Baca juga: Puluhan Ribu KPM di Kota Palu Terima Tambahan Bantuan Beras

“Saya harap satu minggu kedepan, kita bisa membuat landai angka covid19 di Kota Palu. Sehingga PPKM ini tidak berlanjut lagi. Kalau ini berlanjut tentunya mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat, apalagi pendidikan terhadap anak-anak kita,” ujarnya.

Sehingga, lanjut Walikota Palu, seluruh jajaran OPD di lingkup Pemerintah Kota Palu harus betul-betul memanfaatkan waktu satu pekan ke depan untuk melakukan langkah-langkah begitu tegas.

Sehingga, terlihat hasil signifikan untuk mengantarkan Kota Palu kepada zona aman.

Baca juga: Kampung Tangguh Kota Palu, Inovasi Ditengah Pandemi

Perpanjangan masa PPKM level empat instruksi Presiden

Walikota Palu Hadianto Rasyid mengatakan pelaksanaan PPKM Level Empat Palu, Sulawesi Tengah, juga diperpanjang hingga 9 Agustus 2021 berdasarkan arahan dari Presiden RI, Ir. Joko Widodo.

“Mari kita rembuk bersama agar pelaksanaan perpanjangan PPKM Level Empat Palu bisa kita laksanakan dengan sebaik-baiknya,” kata Wali Kota Palu dalam arahannya saat memimpin rapat evaluasi PPKM Level Empat di Kota Palu, Senin 2 Agustus 2021 secara virtual.

Hadianto pada rapat dihadiri langsung Wakil Wali Kota Palu, dr. Reny A. Lamadjido didampingi Ketua Surveilance Kota Palu, dr. Rochmat, mengevaluasi pelaksanaan kebijakan selama satu pekan terakhir di masa PPKM Level Empat Palu sebelumnya.

Sebagai upaya memastikan langkah-langkah yang diambil ke depan, agar Kota Palu bisa masuk dalam zona hijau covid19. (***)
Baca juga: Perpanjangan Masa PPKM di Sulawesi Tengah, Ini Rekomendasi

...

Artikel Terkait

wave

Empat Puskesmas Tutup Layanan Rawat Inap di Parimo

Sebanyak empat Puskesmas tutup layanan rawat inap di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Menyusul beberapa Nakes positif covid19.

24 Ribu Keluarga Penerima Manfaat PKH Parigi Moutong Terima Bantuan Beras

Sebanyak 24179 Keluarga Penerima Manfaat PKH Parimo, Sulawesi Tengah menerima bantuan beras sebagai bagian dari pemulihan ekonomi nasional.

Pemkot Palu Tunggu Pembagian Stok Vaksin dari Pemerintah Pusat

Wakil Walikota dr Reny A Lamadjido menyebut Pemkot Palu, Sulawesi Tengah, sementara menunggu pembagian stok vaksin dari pemerintah pusat.

DPRD Dukung Pemerataan Pendidikan di Parigi Moutong

Sebagai mitra, Ketua DPRD Sayutin Budianto mendukung kebijakan pemerataan pendidikan Pemerintah daerah Parimo, Provinsi Sulawesi Tengah.

Parigi Moutong Membagi Tiga Zona Rumah Sakit Rujukan Covid19

Satgas Penanganan covid19 Parimo, Sulawesi Tengah, menyepakati pembagian tiga zona rumah sakit rujukan pasien terkonfirmasi positif.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;