Presiden Joko Widodo Sumbang Sapi Kurban Bobot 1 Ton di Sigi

waktu baca 2 menit
(Ilustrasi Gambar Sapi Kurban)

Berita , gemasulawesi – sumbang satu ekor sapi berbobot 1 ton sebagai hewan kurban pada Idul Adha 1443 Hijriah 2022 di Desa Pombewe, , .

Hal itu diungkapkan Rusli pejabat fungsional Dinas Perkebunan dan Peternakan di Palu, Kamis 30 Juni 2022, terkait sumbang satu ekor sapi sebagai hewan kurban Idul Adha di Sigi.

Hewan kurban Presiden dibeli dari peternak sapi di Kelurahan Nunu Kota Palu dan saat ini sedang dalam tahap penyelesaian administrasi, kata Rusli, pejabat di Dinas Peternakan dan Perkebunan Sulawesi Pusat yang dihubungi di Palu, Kamis 30 Juni 2022.

Ia menjelaskan, pada Hari Raya Kurban tahun ini, hewan kurban Presiden diserahkan kepada warga Desa Pombewe sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat. Proses penyembelihan nanti dilakukan oleh panitia Qurban setempat, termasuk pembagian daging Qurban.

Baca: Cegah Maraknya Mafia Tanah, Polda Sulawesi Selatan Tangani 181 kasus

Pemerintah Provinsi (Pemprov) , kata dia, sebatas memfasilitasi kelancaran administrasi, pemeriksaan kesehatan hewan, dan pendistribusian Qurban ke rumah potong hewan.

Sebelum membeli, pihaknya menginformasikan kepada para peternak bahwa mereka memiliki sapi dengan kualitas terbaik yang biasanya memenangkan pameran sapi di berbagai kabupaten di provinsi tersebut. Langkah ini serupa dengan yang dilakukan tahun sebelumnya.

“Pada Idul Adha tahun lalu, kurban Presiden disembelih di Kabupaten Parigi Moutong. Sapi itu memiliki berat sekitar 964 kilogram. Tahun ini sapi Pak Jokowi lebih berat dari tahun lalu,” ucap Rusli.

Lebih lanjut ia menjelaskan, hewan kurban dari Kepala Negara tersebut dipesan dari peternak Ongole (PO) setempat dan hewan tersebut dalam keadaan sehat. Sebagaimana disyaratkan dalam Qurban, hewan yang akan disembelih harus dalam kondisi fisik yang baik, tidak cacat atau buta, dan berat badan hewan harus gemuk atau tidak kurus.

Ia mengatakan, Tim kesehatan hewan dari Maros, Sulawesi Selatan, termasuk Bali, dan kami di perwakilan Pemerintah Provinsi telah melakukan pemeriksaan dan hasilnya sapi sehat. Pada pemeriksaan kesehatan tidak ada indikasi penyakit mulut dan kuku (PMK).

Ia menambahkan, berat timbangan sapi memenuhi syarat timbangan untuk hewan kurban presiden 800 hingga 1.000 kilogram.

“Saat ini peternak terus memberikan pakan yang berkualitas untuk menjaga bobot timbangan bahkan menjaga kondisi fisik sapi agar tetap bugar,” kata Rusli. (*/Ikh)

Baca: Berita Duka, Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo Tutup Usia

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.