Puluhan UMKM Ikuti Festival Media Digital Sulawesi Tengah

<p>Ket Foto: Semarak Festival Media 2022 (Foto/Facebook Herlina Ali</p>
Ket Foto: Semarak Festival Media 2022 (Foto/Facebook Herlina Ali

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Puluhan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) mengikuti festival media digital Sulawesi Tengah tahun 2022, yang berlangsung pada tanggal 9 hingga 10 Desember 2022.

Hal itu diungkapkan Ketua Panitia Festival Media Digital Sulteng Sharfin di Palu, Sabtu 10 Desember 2022.

“Keterlibatan UMKM merupakan bagian dari penguatan usaha kecil dan menengah di daerah ini,” ucap Sharfin.

Festival Media Digital Sulawesi Tengah (Sulteng) diselenggarakan oleh Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Asosiasi Media Siber Indonesia (AMAI) Sulawesi Tengah dan Jurnalis Foto Indonesia (PFI) Palu.

Baca: Nama Panitia Festival Media 2022 Dicatut, Sharfin Ancam Polisikan

Ia menjelaskan bahwa UMKM berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi daerah, oleh karena itu perlu diberikan ruang dalam berbagai kegiatan, salah satunya kali ini dalam rangkaian festival media digital.

UMKM yang terlibat atau mengikuti festival didominasi oleh usaha kuliner, ada juga usaha kerajinan dan juga akan ditampilkan berbagai produk jurnalistik dari masing-masing lembaga dan perusahaan pers.

Ia menjelaskanm, agenda ini mengusung tema simposium literasi di Sulawesi Tengah untuk Indonesia digital sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat untuk melakukan transformasi digital untuk tujuan sosial, budaya, pendidikan, dan ekonomi.

Baca: Berbagai Pelayanan Publik Bakal Ramaikan Semarak Festival Media Sulteng 2022

“Selain pelibatan UMKM, rangkaian kegiatan ini juga menggelar donor darah Palang Merah Indonesia (PMI), kemudian pemeriksaan kesehatan gratis oleh Polda Sulteng, pelayanan SIM dan pelayanan kependudukan,” kata Sharfin.

Ia menjelaskan bahwa festival media digital merupakan sarana edukasi masyarakat, mengingat perkembangan informasi saat ini sangat cepat dan berkaitan dengan dasar-dasar kehidupan sosial.

Oleh karena itu, peran jurnalis sangat penting dalam mengolah informasi yang disajikan dalam bentuk berita sebagai bagian dari literasi melalui media digital.

Baca: Kemenkominfo Dorong Jurnalis Sulteng Edukasi Literasi Digital Masyarakat

“Di era teknologi yang kemajuannya semakin pesat, tentu menjadi tantangan tersendiri bagi jurnalis untuk menyajikan berita kepada masyarakat seiring dengan pesatnya arus informasi di ranah digital melalui media sosial,” kata Sharfin. (Ikh/Dn)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Tim Sepak Takraw Beregu Putra Parimo Tumbangkan Tuan Rumah Kabupaten Banggai

Tim sepak takraw beregu putra Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) membuka peluang maju ke babak selanjutnya setelah menumbangkan tim tuan rumah

Disbudpar Sulsel Akan Libatkan UMKM Setiap Event Pariwisata

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sulawesi Selatan (Sulsel) akan libatkan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di setiap

Kemenkominfo Dorong Jurnalis Sulteng Edukasi Literasi Digital Masyarakat

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dorong jurnalis di Provinsi Sulawesi Tengah, literasi digital kepada masyarakat

Masjid Raya Bantaeng Direnovasi Pemrov Sulsel

Pemprov Sulsel menganggarkan Rp800 juta untuk merenovasi Masjid Raya Bantaeng. Dana renovasi tersebut diserahkan oleh Gubernur

Pekerja Jaringan Internet Tewas Tersengat Listrik di Balaikota Makassar

Seorang pekerja jaringan internet tewas tersengat listrik di Lantai 6 Tower Balaikota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;