Ratusan Korban Gempa Mentawai Masih Bertahan di Pengungsian

<p>Ket Foto: Warga Desa Simalegi, Kecamatan Siberut Barat, mengungsi di perbukitan usai gempa 6,4 magnitudo, Senin 28 Agutstus 2022.  (Foto/BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai)</p>
Ket Foto: Warga Desa Simalegi, Kecamatan Siberut Barat, mengungsi di perbukitan usai gempa 6,4 magnitudo, Senin 28 Agutstus 2022. (Foto/BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai)

Berita Nasional, gemasulawesi – Ratusan korban gempa bumi di Kabupaten Kepuluan Mentawai Magnitudo 6,1 pada minggu 11 September 2022 pukul 06.10 memilih bertahan di titik-titik pengungsian.

Hal itu diungkapkan Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat Rumainur.

“Menurut laporan sementara, 200 orang yang telah mengungsi dari kejadian itu. Namun, kami masih mengumpulkan data untuk memastikan jumlah total orang yang mengungsi akibat gempa ini,” ucap Rumainur.

Rumainur memastikan kebutuhan logistik ratusan korban gempa di Kabupaten Kepulauan Mentawai agar tetap aman. Pasca gempa akhir bulan lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Mentawai masih menyalurkan bantuan logistik.

Ia mengatakan, logistik aman, BPBD Mentawai masih menyalurkan bantuan bantuan akibat gempa beberapa waktu lalu. Logistik masih ada dan tahap pendistribusian masih berlangsung.

Rumainur menjelaskan para penyintas yang memilih bertahan di titik pengungsian malam ini karena masih khawatir dengan kemungkinan gempa susulan. Lokasi evakuasi Anda adalah zona aman gempa dan tsunami. Jika kondisi sudah dianggap aman, para pengungsi akan segera kembali ke rumah masing-masing.

Baca: 209.888 KPM di Sulawesi Tengah Terima BLT BBM dan BPNT

Kabupaten Kepulauan Mentawai diketahui telah diguncang gempa empat kali yang cukup besar sejak pagi. Dirangkum dari data yang dipublikasikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Lindu pertama kali muncul pada pukul 06.10 WIB dengan magnitudo M6.1. lalu Kemudian gempa kedua terjadi pada pukul 06.24 WIB.

Parameter gempa kedua dengan magnitudo M5.4 ini terletak di 1,25 LS dan 98,49 BT pada kedalaman 11 kilometer. Kemudian gempa ketiga berkekuatan Magnitudo 4,4 kejadiannya jam 09:40. Dan gempa terakhir terjadi pada pukul 10:29 WIB. Gempa ini berkekuatan Magnitudo 4,2 dan tanpa potensi tsunami. (*/Ikh)

Baca: Polda Sulteng Bagikan 500 Paket Sembako Bagi Masyarakat

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Hacker Bjorka Sentil Denny Siregar Soal Pakai Duit Rakyat

hacker Bjorka sentil Denny Siregar,dia mengejek aktivis media sosial yang didanai pembayar pajak Denny Siregar yang menggunakan internet

Ratu Elizabeth II Tutup Usia, Pangeran Charles Naik Tahta

Ratu Elizabeth II tutup usia, Kamis 8 September 2022, pangeran Charles naik tahta menjadi penerus Kerajaan Inggris setelah Ratu Elizabeth

Tolak BBM Naik, Buruh dan Mahasiswa Demo Depan Gedung DPR

Tolak bahan bakar minyak (BBM) naik, Massa buruh dan aliansi mahasiswa menggelar demo di depan Gedung DPR RI

Pasca Kenaikan BBM, Polisi Patroli Malam di SPBU

Pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang telah ditetapkan pemerintah dan mulai di berlakukan pada hari Sabtu 3 September 2022

Ucapkan Kata Tak Pantas ke Jokowi, Polisi Periksa Mahasiswa UNG

seorang mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) bernama Yusuf Pasau diperiksa polisi di Polda Gorontalo.

Berita Terkini

wave

10 HP Terbaik yang Akan Hadir di 2026: Spesifikasi, Fitur AI, dan Perbandingan Lengkap

Sedang mencari HP terbaik 2026? Simak daftar 10 smartphone terbaru dari Samsung, Xiaomi, Google, Vivo hingga OPPO lengkap dengan fitur AI

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali


See All
; ;