Remaja Curi Alat Elektronik Buat Beli Narkoba di Morowali

<p>Foto: remaja mencuri buat beli narkoba di Morowali, Sulteng.</p>
Foto: remaja mencuri buat beli narkoba di Morowali, Sulteng.

Berita morowali, gemasulawesi– Kepolisian mengungkap aksi dua remaja curi alat elektronik milik mesjid buat beli Narkoba di Morowali, Sulawesi Tengah.

“Dua remaja itu yakni inisial Z (18) dan R (20) tahun,” ungkap Kapolres Morowali, AKBP, Bayu Indra Wiguno, saat konferensi pers di Mako Polres Morowali, Rabu 31 Maret 2021.

Dua remaja curi alat elektronik di Morowali melakukan pencurian di Mesjid Nurul Iman, Desa Bahomohoni, Kecamatan Bungku Tengah pada bulan Maret.

Selain itu, kedua remaja curi alat elektronik di Morowali juga nekat mencuri celengan masjid berisikan uang senilai Rp 430 ribu.

Baca juga: 2020, Kasus Narkoba Parigi Moutong Meningkat 31,8 Persen

Kemudian, kedua remaja curi alat elektronik di Morowali itu juga mencuri dua laptop merek Acer, satu unit wireless, satu unit amplifier merek twindog, satu unit mixed merek MX-600 USB, satu unit amplifier merek PMX, satu unit amplifier merek Easlem, satu unit tape merek Seiko.

“Kedua remaja itu diketahui tidak melanjutkan pendidikan di SMP dan SMA,” tuturnya.

Baca juga: Polres Parimo Bekuk Pelaku Pencurian di Tindaki

Lansia di Morowali Edarkan Sabu 141 Gram

Selain kasus dua remaja itu, Polres Morowali juga menangkap Lansia pengedar narkoba jenis sabu di Kecamatan Bahodopi.

Polres Morowali menyebut menyelamatkan uang negara sebesar Rp 120 juta. Dan menyelamatkan sebanyak 805 jiwa sebab satu gram sabu bisa dipakai 15 orang, dari penangkapan itu.

“Total narkoba jenis sabu yang berhasil diamankan sebanyak 141 gram,” ungkap Kasat Narkoba Polres Morowali, AKP Sihar L Tobing.

Baca juga: Remaja Masjid dan Pemdes Awo Gelar Halal Bihalal

Seluruh pelaku kata dia, berasal dari Sidrap. Mereka berhasil diringkus tim khusus.

Kabag Ops Polres Morowali, Kompol Nazarudin menambahkan, motif tindakan kriminal yang dilakukan masyarakat saat ini sudah mulai bergeser. Jika dulu karena terdesak ekonomi, sekarang mulai bergeser menjadi social climber.

Ia menambahkan, dilihat dari dua kasus remaja curi alat elektronik di Morowali, Sulawesi Tengah, mereka nekat mencuri untuk membeli narkoba dan bersenang-senang.

Baca juga: Polisi Bekuk ASN Pencuri Barang Elektronik di Tolitoli

Laporan: Ahmad

...

Artikel Terkait

wave

Pengedar Narkoba Dari Palu Ditangkap di Tolitoli

Satresnarkoba Polres Tolitoli meringkus seorang pengedar narkoba dari Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, pelaku bernama Baseng (42).

Kembali Edarkan Sabu, Satu Residivis di Luwuk Dibekuk Polisi

Seorang residivis Narkoba di Luwuk, Banggai, Sulawesi Tengah, dibekuk polisi karena kembali edarkan sabu.

Polisi Bekuk Napi Tamping Pengedar Sabu di Lapas Kelas II B Luwuk

Aparat Satnarkoba Polres Banggai membekuk seorang Narapidana (Napi) pengedar sabu di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Luwuk.

Polisi Amankan Dua IRT Penjual Miras di Banggai

Polisi amankan dua Ibu Rumah Tangga atau IRT penjual Miras di Banggai, Sulawesi Tengah, ditemukan belasan kantong Miras cap tikus.

Resmob Bekuk Warga Sigi Pelaku Curanmor 13 TKP di Kota Palu

Tim Resmob Polres Palu meringkus warga Kabupaten Sigi pelaku Curanmor 13 TKP di Jalan Basuki Rahmat Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;