Pedagang Keluhkan Tumpukan Sampah di Pasar Sentral Parigi

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Tumpukan Sampah menutupi Badan Jalan di Pasar Sentral Parigi. (Foto/ Ikhsan gemasulawesi.com)

Berita , gemasulawesi.com- Pedagang dan warga yang datang berbelanja mengeluhkan tumpukan sampah yang berserakan di Pasar Sentral Parigi, Kecamatan Parigi Kelurahan Kampal Kabupaten .

Nurdin M, salah seorang pedagang di Pasar Sentral Parigi kepada gemasulawesi.com Sabtu, 29 Januari 2022, mengatakan, kondisi itu sangat mengganggu kenyamanan warga sekitar, maupun pedagang yang tidak jauh dari lokasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS).

Baca: Setelah Petani, Giliran Sopir Truk Keluhkan Kelangkaan Solar di Parigi

“Lihat saja tumpukan sampah yang berserakan itu pak, mana bisa sehat kita yang bermukim tidak jauh dari situ,” terangnya.

Kesadaran pedagang maupun warga yang berbelanja menurutnya sangat penting, terkait budaya membuang sampah pada tempatnya.

Parahnya kata dia, masih saja ada yang membuang sampah sembarangan padahal tidak jauh dari situ ada tempat ibadah masjid.

Baca: Sengsara Pedagang Pasar Sentral Parigi Mencari Nafkah

“Tempat ibadah itu identik dengan kebersihan, seharusnya kita sadar dengan tidak membuang sampah sembarangan didekat masjid, itu mengganggu sekali apalagi baunya,” keluhnya.

Ia menjelaskan, pengendalian sampah paling efektif seharusnya datang dari kesadaran masyarakat. Walaupun pemerintah menghimbau atau setiap saat mengingatkan jika tidak ada kesadaran maka kebersihan di Pasar Sentral Parigi tidak akan tercapai.

“Setiap pagi selalu ada mobil pengangkut sampah dari dinas DLHK, Cuma ya begitu, setelah diangkut tidak lama kemudian warga sudah mulai lagi membuang sampah tidak pada tempatnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dulu pernah ada gerobak tempat pembuangan sampah di beberapa titik, namun sekarang sudah tidak ada lagi. (Ikn)

Baca: Bapenda Akan Evaluasi Persoalan Karcis Retribusi Pasar Parigi Moutong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.