Satu Warga Banggai Sulawesi Tengah Diduga Meninggal Karena Corona

<p>Illustrasi jenazah.</p>
Illustrasi jenazah.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi.comDiduga satu warga Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah  (Sulteng) meninggal dunia karena virus corona, setelah sempat tunjukkan gejala medis covid-19.

Warga Banggai Sulawesi Tengah yang diduga meninggal karena corona, menghembuskan nafas terakhir pada 14 April 2020 pukul 12.45 WITA. Warga berinisial NL itu berasal dari Desa Sayambongin, Kecamatan Nambo Kabupaten Banggai.

NL meninggal dunia di Puskesmas Nambo Kabupaten Banggai. Setelah sebelumnya mengeluhkan sesak napas disertai dengan suhu tubuh 37 derajat celsius.

Menurut informasi, NL sempat mengalami demam selama empat hari di rumahnya. Kabarnya, memiliki riwayat perjalanan dari Makassar, empat hari lalu.

Jubir Pusdatin virus corona (covid-19) Sulawesi Tengah Muh Haris Kariming, membenarkan pihaknya telah menerima informasi dari Posko Gugus Covid-19 Sulawesi Tengah.

“Informasinya, ada satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia di Puskesmas Nambo, Kecamatan Nambo,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, tes SWAB jenazah sudah diambil tadi siang dan akan dikirimkan ke laboratorium virus corona Kemenkes Makassar besok.

Selanjutnya, jenazah sudah dimakamkan sesuai SOP penanganan pemakaman pasien virus corona Kemenkes RI.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah Dr. Reny A Lamadjido membenarkan telah menerima laporan pasien yang meninggal di Puskesmas Nambo.

Baca juga: Status Keadaan Darurat Tertentu Bencana Virus Corona Sulawesi Tengah Diperpanjang

“Tidak diketahui secara pasti, apakah pasien itu positif virus corona. Sebab belum ada laporan dari kadis kesehatan setempat.

Ia mengatakan, alasan belum ada laporan dari Kadis Kesehatan setempat, sehingga datanya belum bisa dimasukkan ke Pusdatina.

Sejauh ini, dirinya masih menunggu laporan dari Kadis Kesehatan Banggai guna mengetahui pasti status pasien itu.

“Bisa juga dia itu bukan pasien virus corona,” tuturnya.

Apabila benar meninggal karena terjangkit virus corona, maka total keseluruhan korban menjadi empat orang di Sulawesi Tengah.

Sebelumnya, menurut data website dinkes.sultengprov.go.id, update per 13 April 2020, tiga orang meninggal dunia dan PDP virus corona Sulawesi Tengah bertambah dua orang.

Berdasarkan penelusuran, update virus corona Sulawesi Tengah 13 April 2020 pukul 15.45 WIB. Dari 19 terkonfirmasi positif yaitu dua yang dirawat di RSUD Undata, empat di Rumah Sakit Anutapura, dua telah meninggal dunia, satu di RSUD Mokopido, satu RSUD Makassar, tujuh menjalani isolasi mandiri dan dua pasien dinyatakan sembuh.

Dari 26 kasus PDP, 16 diantaranya isolasi mandiri, satu PDP di RSUD Poso, satu di RSU Kabupaten Buol, lima di RSU Anutapura, dan tiga di RSUD Undata.

Baca juga: ODP Corona Terkini Kota Palu Sulawesi Tengah Capai 179 Orang

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Status Keadaan Darurat Bencana Virus Corona Sulawesi Tengah Diperpanjang

Situs Berita Online Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Parigi Moutong status keadaan darurat bencana corona virus diperpanjang.

ODP Corona Terkini Kota Palu Sulawesi Tengah Capai 179 Orang

Situs berita online Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Parigi Moutong Data per 13 April 2020, hingga 179 jumlah ODP virus corona terkini Kota Palu.

PDP Virus Corona Sulawesi Tengah Bertambah Dua Orang

dinkes.sultengprov.go.id 13 April 2020, PDP virus corona Sulawesi Tengah bertambah dua. Situs berita online Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Parigi Moutong

Parigi Moutong Sulap Gedung Diklat Jadi Tempat Isolasi PDP Corona

Pemda Parigi Moutong sulap gedung Diklat menjadi tempat isolasi PDP virus corona Situs berita online Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Parigi Moutong

Kota Palu Berlakukan Buka Tutup Jalan Cegah Penyebaran Corona

Kota Palu mulai 13 April 2020 berlakukan buka tutup jalan Berita Poso Palu dan Parigi Moutong Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;