Ternyata Supir Bus di KTT G20 Diseleksi Secara Ketat

<p>Foto Damri Listrik KTT G20 (Twitter.com)</p>
Foto Damri Listrik KTT G20 (Twitter.com)

Nasional, Gemasulawesi – Sopir bus Damri listrik yang beroperasi pada KTT G20 Bali ternyata diseleksi dari berbagai daerah yang ada di Indonesia. Mereka bukan hanya diseleksi namun juga diberikan pendidikan serta pelatihan sebelum akhirnya diperbantukan menjadi supir di KTT G20 yang bertempat di Bali.

Kemampuan mengoperasionalkan bus listrik dan juga sikap para sopir merupakan hal-hal yang diperhatikan dalam seleksi. Para sopir bus pun ada yang sudah datang ke Bali sejak 25 Oktober 2022 untuk mempelajari dan juga menghafal rute bus listrik yang akan mereka lalui mengingat mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Bus Damri listrik yang digunakan pada KTT G2P sendiri adalah diproduksi PT Industri Kereta Api (Inka) yang bisa menempuh jarak sekitar 160 kilometer dalam kondisi baterai telah terisi penuh sebelum harus kembali ke pangkalan untuk pengisian daya bus damri listrik ini.

Baca: Makassar Terendam Banjir, Usai Cuaca Ekstrim

Selain itu ada juga Bus Listrik Merah Putih (BliMP) KTT G20 di Bali yang adalah hasil kolaborasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) itu ialah PT. Industri Kereta Api (INKA) dan empat perguruan tinggi yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar.

Damri listrik dioperasikan hingga KTT G20 berakhir dan terkhusus pada 15-17 November 2022, operasi bus akan dimulai pukul 06.00-08.00 Wita yang akan langsung menuju titik-titik penting KTT G20.

Selain bus Damri Listrik untuk mendukung perhelatan KTT G20 ini dikutip dari dari Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), umum Pemerintah menggunakan 1.452 kendaraan listrik untuk KTT G20 Bali.

Baca: Perumnas Antang Sering Jadi Langganan Banjir, Warga Sebut Pemkot Makassar Tak Punya Solusi

Rinciannya adalah, 962 mobil listrik, 454 motor listrik, dan 36 bus listrik, yang berasal bukan hanya dari satu namun dari berbagai produsen otomotif. (*/GLR)

Editor: Gracesilia Shea Arsiane

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Makassar Terendam Banjir, Usai Cuaca Ekstrim

Makassar terendam banjir 13 kelurahan dari 2 kecamatan dan yang terparah terjadi di Kecamatan Biringkanaya.

Perumnas Antang Sering Jadi Langganan Banjir, Warga Sebut Pemkot Makassar Tak Punya Solusi

Perumnas Antang blok Vlll, lX dan X, Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan kembali direndam banjir

Ini Alasan Mengapa &#8216;Ibu Negara&#8217; Jadi Treding di Twitter

Akun Twitter @KoprofilJati mengunggah foto yang didalamnya menampilkan Ibu Negara Iriana yang berdiri di samping Kim Keon Hee

Tampil dengan Gaya Nyentrik, Menteri Basuki Jadi Fotografer Andal Jokowi di G20 Bali

Aksi kocak Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono viral pada saat pelaksanaan KTT G20 di Bali.

Indonesia Nyatakan Kesiapannya Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2036

Tuan rumah perhelatan Olimpiade pada tahun 2036 mendatang rencananya akan dilaksanakan di Indonesia tepatnya di IKN.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;