Tangkal Covid-19, Pemda Parigi Moutong Instruksikan Buka Tutup Jalan

<p>Buka tutup jalan (Kebun Kopi-Hulundalo.id).</p>
Buka tutup jalan (Kebun Kopi-Hulundalo.id).

Parigi moutong, gemasulawesi.com Pemda Parigi Moutong (Parimo) memberi instruksi buka tutup jalan batasi pergerakan arus barang dan penumpang, untuk mencegah penyebaran virus covid19.

“Menindaklanjuti arahan Presiden RI. Tanggal 15 Maret 2020 dan surat Edaran Gubernur Sulawesi Tengah Nomor: 443/141/Dis.Kes. Tentang Pencegahan dan Antisipasi Penyebaran Covid19,” bunyi surat yang ditandatangani Bupati Parigi Moutong, Samsurizal Tombolotutu, Selasa 24 Maret 2020.

Berdasarkan ketentuan itu, Bupati memerintahkan Camat untuk mengambil langkah-langkah kebijakan.

Diantaranya, melarang masuk dan keluar bagi Warga Negara Asing (WNA), Tenaga Kerja Asing (TKA) dan pekerja migran baik melalui jalur transportasi darat dan laut dengan menempatkan petugas pengawas di perbatasan pintu masuk dan keluar Kabupaten Parigi Moutong.

Khusus jalur transportasi darat, segera memasang portal dan menempatkan petugas pengawas di perbatasan pintu masuk dan keluar Kabupaten Parigi Moutong. Dengan pengaturan pembatasan buka tutup jalan bagi kendaraan angkutan penumpang, angkutan barang dan kendaraan pribadi yang masuk maupun yang keluar dari Parigi Moutong.

Waktu tutup jalan berlaku mulai 25 Maret 2020 hingga waktu yang belum ditentukan. Jadwal buka tutup jalan mulai pukul 22.00 WITA dan akan dibuka kembali pukul 06.00 WITA setiap hari.

Kemudian, memerintahkan Camat untuk berkoordinasi dengan aparat TNI-POLRI di wilayahnya masing-masing sehubungan dengan kebijakan buka tutup jalan.

Selanjutnya, memerintahkan Seluruh Camat, Kepala Desa dan Keluruhan bersinergi dengan aparat keamanan setempat untuk mengambil langkah strategis, jelas dan terukur.

Kebijakan itu, sebagai salah satu upaya mengurangi pergerakan penyebaran virus covid-19. Sehingga, diharapkan akan meminimalisir jatuhnya korban akibat terpapar wabah pandemic virus covid19.

Sebelumnya, Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budianto juga telah meminta kepada Pemda untuk menginstruksikan Satgas Covid19 Parigi Moutong bersiaga di beberapa titik rawan.  

“Hal itu untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan terkait penyebaran virus corona,” ungkapnya.

Beberapa titik yang dapat menjadi titik pantauan adalah jalan masuk perbatasan Maleali, Jalur Kebun Kopi Toboli, Jalur Kasimbar – Tambu, Jalur mensung – pasir putih dan Perbatasan molosifat.

Selain permintaan pantau siaga di beberapa titik, pihaknya juga meminta Satgas Covid19 Parigi Moutong mensosialisasikan kepada seluruh warga Parigi Moutong untuk tidak bepergian dan tetap berada dalam rumah.

“Melarang semua kegiatan-kegiatan bersifat massal baik pesta pernikahan dan sebagainya dan menghimbau warga untuk tidak terlalu panik dalam menghadapi virus Covid19 serta tetap menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan,” tutupnya.

Baca juga: Situs Kerajaan Moutong Yang Tetap Lestari

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Situs Kerajaan Moutong Yang Tetap Lestari

situs peninggalan Kerajaan Moutong menjadi salah satu objek pelestarian sejarah di Kabupaten Parigi Moutong.Berita, Poso Palu dan Banggai

Ketua DPRD Minta Satgas Covid19 Parigi Moutong Siaga di Titik Pantau

Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budianto meminta Satgas Covid19 Parigi Moutong bersiaga di beberapa titik rawan.   Berita, Poso Palu dan Banggai

Lindungi Siswa Dari Virus Corona, Pemerintah Hapus UN 2020

Pemerintah hapus UN SD dan SMP tahun 2020. Opsi ujian sekolah bertaraf nasional sebagai penggantinya. Berita, Poso Palu dan Parigi Moutong Banggai

Mau Tahu Hasil SKD CPNS 2019 Parigi Moutong? Ini Pengumumannya

Panitia seleksi daerah CPNS Kabupaten Parigi Moutong telah mengeluarkan pengumuman hasil SKD CPNS tahun 2019. Berita, Poso Palu dan Banggai

Rivai: DPUPRP Parigi Moutong Optimis Raih PAD Rp750 Juta

Target PAD DPUPRP Kabupaten Parigi Moutong mencapai Rp750 Juta pada tahun 2020. Berita, Poso Palu dan Banggai Sulawesi Tengah.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Tolong Saya (Dowajuseyo), Film Horor Hasil Kolaborasi Sineas Indonesia dan Korea Selatan

Tolong Saya (Dowajuseyo) adalah film horor hasil kolaborasi sineas Indonesia dan Korea Selatan, dibintangi Saskia Chadwick

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum


See All
; ;