Target Penyusunan RPD Pemda Parigi Moutong Selesai Desember

waktu baca 2 menit
Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong Irwan (Foto/Istimewa)

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – Target penyusunan dokumen Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Pemerintah Daerah Parigi Moutong 2023-2026 selesai pada Desember 2022, sebagai pengganti sementara Rencana Pembangunan jangka Menengah (RPJMD).

Hal itu diungkapkan Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong Irwan usai memimpin rapat sosialisasi penyusunan RPD di Parigi, Rabu 31 Agustus 2022.

Ia menjelaskan, target penyusunan RPD akan menjadi acuan bagi pemerintah daerah (Pemda) untuk melaksanakan kegiatan pemerintahan dan pembangunan pada masa transisi sampai dengan terpilihnya bupati dan wakil bupati ditetapkan dari musyawarah kepala daerah (pilkada) pada tahun 2024.

Oleh karena itu, setelah sosialisasi, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong diminta segera menyiapkan Dokumen Rencana Strategis (Renstra) dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku.

“Tahun ini dokumen harus dilengkapi sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri),” kata Irwan.

Ia menjelaskan mekanisme dan tata tertib RPD hampir sama dengan RPJMD, hanya saja belum ada visi dan misi kepala daerah karena masih dalam masa transisi atau belum memiliki bupati dan wakil presiden terakhir, penyusunan dokumen tersebut kemudian berkaitan dengan visi dan misi daerah dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP).

Baca: Merah Putih Raksasa Dikibarkan di Jembatan Teluk Kendari

Namun, pemerintah daerah juga akan mulai menyusun RPJMD untuk masa jabatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah berikutnya pada tahun 2023.

Bahkan dalam masa transisi, pemerintah daerah harus berperan aktif dengan mengindahkan arahan pemerintah pusat, khususnya terkait penyelenggaraan pemilihan kepala daerah dan pelaporan kondisi terkini di daerah.

“Kebijakan ini diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 70 Tahun 2021 tentang Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah Bagi Daerah yang Masa Tugas Kepala Daerahnya Berakhir Tahun 2022. Dokumen ini juga fleksibel ketika nanti bupati dan wakil bupati terpilih, karena ini secara tidak langsung membuat RPJMD baru,” pungkas Irwan. (*/Ikh)

Baca: Kemendagri Beri Penghargaan Penurunan Stunting Parigi Moutong

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.