Temuan Kokain 179 Kilogram Tanpa Tersangka Akan Dimusnahkan

<p>(Foto Istimewa)</p>
(Foto Istimewa)

Hukum, gemasulawesi – Temuan kokain di perairan selat sunda seberat 179 kilogram oleh TNI Angkatan Laut akan dimusnahkan, hal itu terkait karena tidak ditemukan tersangka dalam kasus temuan narkoba berjenis kokain tersebut.

Kepala Staff Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menjelaskan, bahwa tak ada tersangka terkait temuan narkoba jenis kokain dengan berat 179 kilogram di perairan sunda beberapa waktu lalu, maka dari itu dia mengatakan temuan narkoba tersebut akan segera dimusnahkan.

“Karena tidak ditemukan adanya tersangka, makanya kami laporkan ke pengadilan dan mendapat surat untuk dimusnahkan,” ucap Yudo Margono.saat tiba di Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Jakarta pusat, pada hari Rabu, 25 Mei 2022.

Mantan Pangkogabwilhan tidak menjelaskan kepada saya cara pemusnahan kokain tersebut. Dia hanya mengatakan, pemusnahan akan dilakukan dengan bekerjasama dengan sejumlah instansi terkait.

Baca: Diduga Karena kelelahan Aktor Gary Iskak Dilarikan Ke Rumah Sakit

Kepala Staff Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono juga mengatakan, terkait hal pemusnahan kokain tersebut akan dilakukan bersama-sama dengan pengadilan, kejaksaan, dan juga dengan kementerian serta lembaga terkait bersama sama untuk memusnahkan barang itu sesuai alat yang ada dari kejaksaan, karena memang tidak ditemukan tersangkanya.

Awal Mei lalu, TNI Angkatan Laut berhasil mencegah peredaran 179 kilogram kokain ke perairan Selat Sunda.

Upaya ini dilakukan setelah menyusul laporan intelijen bahwa ada dugaan penyelundupan narkoba melalui penyeberangan pelabuhan Bakauheni Merak.

“Empat benda mencurigakan yang dibungkus plastik ditemukan di perairan sekitar pelabuhan Merak pada koordinat 05” 55′ 507 S 105 “59′ 172 E” oleh Kal Sangiang Lanal Banten Koarmada I, Minggu 8 Mei 2022 pukul 12. 30 waktu ditemukan,” jelas Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal), Laksamana Madya Ahmadi Heri Purwono. (*)

Baca: Pemprov Sulawesi Tengah Dukung Pelaku UMKM Gunakan Literasi Digital

Kunjungi Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Diduga Karena kelelahan Aktor Gary Iskak Dilarikan Ke Rumah Sakit

Diduga Kelelahan Gary Iskak Dilarikan Ke Rumah Sakit pasca penangkapan terkait kasus narkoba jenis sabu, Senin

Oknum Polisi di Sulawesi Tenggara Menganiaya Seorang Bocah

Oknum Polisi Menganiaya Bocah Di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Oknum polisi yang berinisial FZ berpangkat Brigadir dijatuhi sanksi

Sebut Ada Intimidasi Terhadap Tim KPK, Alasan Harun Tidak Ditangkap

Alasan Harun Tidak Ditangkap, Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan ungkapkan alasan

Sekjen PAN Diperiksa Polisi Terkait Laporan Kuasa Hukum Ade Armando

Sekjen PAN eddy Soeparno di periksa Polisi terkait laporannya terhadap kuasa hukum Ade Armando, Muannas Alaidid, atas dugaan

Dianggap KPK Tak Mampu Novel Baswedan Tawarkan Bantuan

Dianggap KPK tak mampu Mantan Penyidik KPK Novel Baswedan tawarkan bantuan untuk mencari Mantan Caleg PDIP

Berita Terkini

wave

10 HP Terbaik yang Akan Hadir di 2026: Spesifikasi, Fitur AI, dan Perbandingan Lengkap

Sedang mencari HP terbaik 2026? Simak daftar 10 smartphone terbaru dari Samsung, Xiaomi, Google, Vivo hingga OPPO lengkap dengan fitur AI

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali


See All
; ;