Tim Sepak Bola Zona Ampibabo Kalahkan Tim Tomepa 4-3

<p>Foto Bersama Tim Cabor Sepak Bola Ampibabo dan Tim Tomepa Sebelum Laga. (foto/Humas KONI Parigi Moutong) </p>
Foto Bersama Tim Cabor Sepak Bola Ampibabo dan Tim Tomepa Sebelum Laga. (foto/Humas KONI Parigi Moutong)

Berita parigi moutong, gemasulawesi – Laga penutup Pekan olah raga Kabupaten (Porkab) V kabupaten Parigi moutong tim sepak bola zona Ampibabo berhasil menangkan pertandingan melalui sesi adu pinalti dengan skor 4-3 mengalahkan tim Tomepa.

Pertandingan seru tersebut dilaksanakan di lapangan Lombok Tinombo, Rabu sore, 15 Desember 2021.

Babak pertama pertandingan berlangsung dengan seru, kedua tim memperlihatkan intensitas tinggi dan berakhir imbang 0-0.

Baca juga: Seru, Penyisihan Sepak Takraw di Porkab Parigi Moutong

Pada babak dua, kedua tim lebih agresif lagi coba membobol gawang lawan, sayangnya tidak memberikan hasil maksimal. Hingga peluit tanda berakhirnya babak kedua ditiup tidak ada gol tercipta dari kedua kesebelasan.

Akhirnya adu penalti menjadi penentu kemenangan dari tim sepak bola zona Ampibabo dengan skor 4-3

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Parigi Moutong Faisan Badja mengapresiasi semangat kedua tim kesebelasan. Ia berharap semangat tetap berkobar, terus berlatih agar menjadi Atlit pesepak bola profesional dan berkualitas.

“Luar biasa semangat kedua tim dalam pertandingan tadi. Teruslah berlatih sehingga bisa menjadi Atlit sepak bola berprestasi. Selamat kepada tim keseblasan Ampibabo meraih juara I dan selamat kepada tim Tomepa meraih juara II di Porkab kali ini,” ungkapnya.

Tim keseblasan zona Ampibabo menurunkan pemain Wahyu nomor punggung 1, Sarip 5, Anang Maruf 4, Moh Rifal Ariansyah 17, Rio Gunawan 8, Aldi 16, Wahid 19, Ainul Yakin 3, Agung 9, Kurniawan 12, Abdi 11. Cadangan Agus Sapta 7, Moh Asri 2, Suriadin 18, Rahul 6, Faril 22, Sunandi 21, Savdal Ajis A 20.

Tim keseblasan Tomepa menurunkan pemain Weldin nomor punggung 1, Adriyanto Pakaya 16, Andi Bahtiar 5, Kamal 18, M Difki Fajar 17, Icsal 12, M Afandi 8, Wahyu 14, Alhamin 9, Zulfikar 10, Sultan 11. Cadangan Zain 3, Akral 2, Peldi 6, Fito 28, Arfan 19, Arjun 7, Dancu 15, Sopri 4 dan Ridwan 13. (*/fan)

Baca juga: Atlet Sepak Takraw Parimo Gelar TC Terpusat

...

Artikel Terkait

wave

Kanwil Kemenkumham Sulteng Laksanakan Seleksi CPNS Hari Pertama

Seleksi CPNS lingkup Kanwil Kemenkumham Sulteng telah memasuki tahapan Wawancara, Pengamatan Fisik dan Keterampilan (WPFK) hari pertama.

Disdikbud Poso Minta Kepsek Mendata Siswa untuk Vaksinasi

Dinas pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Poso, Sulteng, minta Kepala sekolah (Kepsek) mendata siswa untuk kepentingan vaksinasi.

Tingkat Kesembuhan Positif Covid-19 di Sulteng Capai 96,5 Persen

Tingkat kesembuhan terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Sulawesi tengah (Sulteng) mencapai 96,5 persen.

Kanwil Kemenkum-HAM Sulteng Peringati Hari HAM Sedunia ke-73

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Provinsi Sulteng memperingati hari HAM sedunia ke-73.

Pemda Parimo Kerja Sama BPJS Ketanagakerjaan

Pemerintah daerah (Pemda) Parigi moutong (Parimo) menjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dalam pemberian jaminan sosial.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;