Tragedi Stadion Kanjuruhan, Warga Sulsel Diajak Shalat Gaib

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Bunga dan Plat untuk korban tragedi Stadion Kanjuruhan (Foto Ilustrasi Gambar)

Berita Sulawesi Selatan, gemasulawesi – , Warga Sulawesi Selatan () diajak Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan, untuk menggelar shalat gaib dan mendoakan korban tragedi kemanusiaan yang menelan korban sebanyak 130 orang.

Hal itu diungkapkan Kakanwil Sulawesi Selatan KH Khaeroni di Makassar, Selasa 4 Oktober 2022.

“Menghimbau dan mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama di Sulawesi Selatan, antar umat beragama dan seluruh warga untuk melaksanakan sholat gaib bersama,” ucap KH Khaeroni.

Ia menyarankan warga di diajak untuk menggelar shalat gaib baik di tempat kerja maupun di tempat ibadah masing-masing dan berdoa agar diberikan kekuatan dan ketabahan bagi para korban dan keluarganya. Pihaknya juga menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada para korban atas kejadian tersebut.

Dia berharap tidak ada kegiatan yang mengarah pada kejadian serupa. Ajak semua pihak untuk berefleksi, instropeksi diri, serta mengambil hikmah dan pelajaran dari peristiwa tersebut.

“Semoga kejadian ini membuat kita semua semakin dewasa untuk bertindak dalam segala hal agar tidak menimbulkan kemudaratan,” katanya.

Khaeroni juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk mempercayai tim independen dan pihak yang berwenang untuk bekerja menyelesaikan masalah ini agar tidak menimbulkan dan membuat masalah baru.

Baca: 10 Rumah Terbakar di Makassar Diduga Akibat Arus Pendek Listrik

Imbauan itu menyusul surat edaran Direktur Jenderal Bimas Islam Kamaruddin Amin, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsya) Adib, Kementerian Agama Republik Indonesia, untuk mengundang umat Islam untuk melakukan shalat gaib bagi para korban.

“Umat Islam di seluruh Indonesia diberitahukan, Sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban yang meninggal dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur, maka dihimbau agar menggelar shalat gaib,” kata Adib di Jakarta.

Sholat gaib dilakukan untuk mendoakan orang yang meninggal dan dapat dilakukan setelah sholat Jumat pada tanggal 7 Oktober 2022. (*/Ikh)

Baca: Pemkot Palu Laksanakan Program Pelayanan Kesehatan Bergerak

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.