Viral Video Remaja SMP Makassar Dikeroyok Beredar di Instagram

<p>Ket Foto: Ilustrasi Pengeroyokan (Foto/Pixabay)</p>
Ket Foto: Ilustrasi Pengeroyokan (Foto/Pixabay)

Sulawesi selatan, gemasulawesi – Beredar sebuah vidio viral aksi pengeroyokan remaja SMP Makassar di media sosial Instagram. Dimana dalam vidio terlihat seorang remaja laki – laki dipukuli oleh lima orang temannya.

Belakangan diketahui remaja laki-laki yang menjadi korban pengeroyokan merupakan siswa SMP Negeri 75 Makassar Jl . Alukuang, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

Peristiwa terjadi pada, Kamis 1 Desember 2022 lalu. Insiden pengeroyokan tersebut diduga berlangsung masih disekitar lingkup sekolah.

Baca: Seorang Ayah di Enrekang Tega Perkosa Anak Kandung Sendiri

Berdasarkan pantauan gemasulawesi, Minggu 4 Desember 2022 di akun Instagram @lambeturahmakassar tempat vidio pengeroyokan itu diposting.

Kakak korban tampak kecewa dengan sikap Kepala sekolah yang terkesan menyepelekan kejadian pengeroyokan yang menimpa adiknya.

“Bahkan Kepala Sekolah sempat bilang tidak usah ungkap ke orang rumah,” tuturnya.

Baca: Tim SAR Perpanjang Tiga Hari Pencarian Pilot Helikopter Polri NBO-105

Padahal posisinya adiknya telah babak belur, usai dipukuli oleh temannya sendiri.

Kakak korban lalu menceritakan, pemicu pengeriyokan tersebut. Pengeroyokan terjadi sekitar pukul 12.00 WITA.

Saat pulang sekolah, korban melihat temannya menjadi korban tidak pemalakkan yang dilakukan oleh kakak kelasnya sendiri.

Baca: BPBD Lumajang Imbau Warga Tidak Beraktifitas di Lereng Semeru

Terdorong rasa iba, korban mencoba menolong temannya  ini. Diduga kelima pelaku kesal, dikarenakan korban mencoba menolong temannya.

Selanjutnya kelima pelaku ini memukuli korban secara bersamaan, sehingga terjadilah pengeroyokan tersebut.

“Saat dia hendak membantu temannya, sekitar 5 penyerang memukulinya (yang meneriaki sahabatnya),” ungkap kakak korban.

Kakak korban juga kecewa terhadap sikap temannya yang telah dibantu. Sebab teman korban yang menjadi korban pemalakan ini tidak berusaha menolong.

Selain itu, hanya diam melihat temannya dipukuli oleh teman yang coba memalaknya.

“Temannya hanya bisa diam dan melihat dipukuli sementara korban memukulinya. sebelumnya telah membantunya,” tuturnya. (*/NRU)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

ASN Pemkab Sigi Tahun Depan Akan Dipantau Aplikasi Khusus

Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah mengunakan aplikasi teknologi khusus untuk

Panitia Porprov Siapkan Dua Lokasi untuk Pemondokan Kontingen Parigi Moutong

Panitia Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah ke- IX menyiapkan dua lokasi untuk pemondokan Kontigen Parigi Moutong.

Viral Anggota Polisi Sulawesi Selatan Sebut Banyak Mafia di Polri

Baru - baru ini beredar sebuah vidio, seorang anggota polisi di Sulawesi Selatan menyebut, banyak mafia di Polri.

KONI Kabupaten Parigi Moutong Lepas Atlet Balap Motor untuk Berajang di Porprov

KONI Parigi Moutong lepas atlet balap motor untuk mengikuti ajang Porprov. Para atlet optimis bisa meraih medali emas.

Ditinggal Orang Tua, Kakak Beradik Usia 13 dan 9 Tahun di Makassar Hidup dari Sumbangan Tetangga

Dafa (13) dan Dafina (9) merupakan kakak beradik yang tinggal di BTP Blok J No. 39 kelurahan Buntusu Kecamatan Tamalanrea, Makassar.

Berita Terkini

wave

Renovasi RS Anuntaloko Rp400 Juta Mubazir, Air WC Merembes ke Ruang Pasien

Pansus DPRD Parigi Moutong kritik renovasi RS Anuntaloko. Anggaran Rp400 juta tapi toilet bocor dan gedung miring hingga gagal fungsi.

GTK Parigi Moutong Perketat Mutasi dan Distribusi Guru Guna Jamin Mutu Pendidikan Desa

Bidang GTK Parigi Moutong gunakan data akurat untuk pemerataan guru dan tingkatkan kualitas pendidikan hingga pelosok lewat kebijakan strate

Puskesmas Parigi Kini Layani USG, Ibu Hamil Tak Perlu Lagi Keluar Daerah

Puskesmas Parigi kini layani USG ibu hamil. Warga tak perlu keluar daerah untuk cek janin, akses lebih dekat guna tekan angka kematian bayi.

Pasien Rujukan Parimo Kini Tak Lagi Lunta-lunta di Makassar

Dinkes Parigi Moutong tambah kapasitas rumah singgah di Makassar jadi 12 kamar. Layanan kesehatan kini lebih humanis dengan bahasa daerah.

Bupati Parigi Moutong Ajak GBI Jadi Pelopor Kerukunan di Sulawesi Tengah

Pemerintah Sulawesi Tengah dan GBI perkuat sinergi lewat semangat Berani Harmoni dalam SMDK di Parigi untuk menjaga kerukunan umat beragama


See All
; ;