Wabup Badrun Tekankan Proyek Fisik Mesti Selesai Tepat Waktu

<p>Foto: Wabup Badrun Tekankan Proyek Fisik Mesti Selesai Tepat Waktu.</p>
Foto: Wabup Badrun Tekankan Proyek Fisik Mesti Selesai Tepat Waktu.

Gemasulawesi– Wabup Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, H Badrun Nggai tekankan proyek fisik tahun anggaran 2021 mesti selesai tepat waktu.

Itu diungkapkannya saat tinjau proyek fisik disejumlah lokasi. Guna melihat langsung progres pekerjaan hingga memasuki triwulan keempat.  

“Kedatangan saya di setiap kecamatan memonitoring semua pekerjaan yang ada dan sudah sejauh mana pekerjaan itu dilakukan,” ungkap Wabup H Badrun Nggai, Rabu 6 September 2021.

Baca juga: Target Pembangunan Puluhan Desa Stunting Parigi Moutong Sulteng

Dia menegaskan, seluruh pekerjaan proyek fisik di wilayah Parigi Moutong harus diselesaikan tepat waktu sesuai dengan kontrak.

Pihak pelaksana proyek fisik kata dia, tidak diperbolehkan menambah waktu penyelesaian, seandainya pekerjaan itu mengalami keterlambatan.

Dia menyarankan, pihak pelaksanan segera memperhitungkan waktu pekerjaan, apakah memungkinkan untuk menyelesaiakan proyek pembangunan.

Sehingga, apabila dianggap sulit terpenuhi, maka dapat dilakukan dengan penambahan karyawan, dan menambah waktu kerja dengan lembur. 

“Tolong ini menjadi perhatian semua pelaksana kegiatan, sehingga tidak akan menjadi temuan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) kedepan, yang nantinya akan berimbas pada pencapaian WTP daerah kita,” tugasnya.

Menurut dia, pengawasan oleh pihak BPK saat ini sangat ketat. Mereka melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi proyek, jika menemukan ada pelaksanaan pembangunan yang dinilai tidak baik.

“Saya selaku pemerintah daerah memohon kepada OPD yang memiliki pekerjaan, untuk melakukan koordinasi dengan pihak pelaksana, konsultan perencanaan dan konsultan pegawas, agar melakukan memperhitungkan pekerjaan. Sehingga nantinya pekerjaan terselesaikan tepat waktu,” harapnya.

Peninjauan lokasi proyek pembangunan merupakan kegiatan rutin, yang setiap tahunnya dilaksanakan oleh Wakil Bupati Parigi Moutong, Badrun Nggai,SE.

Kegiatan peninjauan pekerjaan itu, telah berlangsung selama dua hari, dimulai dari Kecamatan Moutong hingga Kecamatan Tinombo, dan besok akan berlanjut untuk wilayah kecamatan selanjutnya.

Hari pertama dan kedua, Wabup memonitoring pekerjaan pada Dinas PUPRP, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Wabup saat melakukan kunjungan didampingi langsung, Instruktur Inspektorat, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Kadis PUPRP, Kadis Kesehatan, Kabag Umum dan Bagian Prokopim.

Baca juga: Wabup Parimo Minta Tambah Kuota Vaksin Covid19

Laporan: Novita Ramadhani

...

Artikel Terkait

wave

Parimo Buka Jalur Distribusi Hasil Pertanian ke Kalimantan

Parigi Moutong, akan melakukan kunjungan ke beberapa wilayah di Kalimantan, untuk membuka jalur distribusi hasil pertanian dan perkebunan.

1840 Guru di Parigi Moutong Terima Tunjangan Sertifikasi

Tercatat 1840 guru di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mulai dari TK, SD, SMP dan pengawas, menerima tunjangan sertifikasi triwulan dua.

Gubernur Sulawesi Tengah Apresiasi Kabupaten Banggai Turun Level PPKM

Gubernur Sulawesi Tengah, Selasa 7 September 2021 mengapresiasi Kabupaten Banggai statusnya turun menjadi level III PPKM Covid19.

Tersisa Lima Wilayah Zona Merah Covid19, Termasuk Parigi Moutong

Laporan mingguan Satgas per 5 September 2021, tersisa lima wilayah tercatat di zona merah Covid19, Salah satu diantaranya Parigi Moutong.

Ajak Warga Ikut Vaksin Covid19, Sekda: Jangan Takut

Sekda Parigi Moutong, mengimbau warga untuk tidak lagi takut ikut vaksin Covid19 untuk memberikan perlindungan kala pandemi saat ini.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;