Wajib Vaksin Ambil Ijazah dan Rapor, DPRD Parigi Moutong Angkat Bicara

<p>Ketua Komisi IV DPRD Parimo Arifin Dg. Palalo</p>
Ketua Komisi IV DPRD Parimo Arifin Dg. Palalo

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – Wajib vaksin tahap satu dan dua untuk ambil Ijazah dan rapor siswa-siswi, terkait hal itu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong angkat bicara agar Pemerintah Kabupaten dapat mengeluarkan kebijakan terkait pengambilan ijazah dan rapor siswa-siswi yang ditahan jika belum melakukan vaksinasi.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi IV DPRD Parigi Moutong, Arifin Dg. Palalo, pada hari Senin 06 Juni 2022.

“Banyak keluhan dari masyarakat terutama dari wali murid bahwa musti wajib vaksin untuk bisa ambil ijazah,” ucap Ketua Komisi IV DPRD Parimo Arifin Dg. Palalo, pada hari Senin 06 Juni 2022.

Terkait hal itu dia juga mengakui, saat ini di tengah banyaknya pemahaman masyarakat luas yang sebagian mengatakan kalau vaksin sangat bagus dan ada juga yang justru menganggapnya tidak baik.

Baca: Puluhan Bakal Calon Kepala Desa di Parigi Moutong Ikuti Ujian Tertulis

Di sisi lain, dalam sidang paripurna baru-baru ini, beberapa anggota mengambil keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan bahwa hasil vaksin tidak dapat digunakan sebagai syarat untuk apa pun, baik untuk perjalanan dan mendapatkan sertifikat dan laporan kartu.

“Kami berharap Bupati atau Kepala Sekolah bisa menyampaikan arahan dan melihat langsung, anak-anak sekolah secara bertahap, apalagi dengan mengambil sekolah di luar daerah, itu menjadi masalah bagi orang tua”, ucapnya.

Selain syarat-syarat yang diperlukan untuk pendaftaran sekolah, seperti penggunaan ijazah asli, untuk menghindari pemalsuan dokumen, hal ini juga harus diperhatikan oleh pemerintah setempat.

Terkait adanya polemik ini, pihaknya meminta instansi terkait untuk berdiskusi bersama agar dibuat kebijakan khusus di tingkat bawah untuk dapat memberikan ijazah untuk melanjutkan kejenjang berikutnya.

“Mengingat kami belum bisa memberikan rekomendasi terkait hal ini, maka kami undang pihak Disdikbub” tutupnya. (*)

Baca: Pemprov Sulawesi Tengah, Dorong Petani Manfaatkan Pupuk Organik

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Puluhan Bakal Calon Kepala Desa di Parigi Moutong Ikuti Ujian Tertulis

Puluhan Bakal calon (Balon) Kepala desa (Kades) ikuti ujian tertulis dan wawancara di aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD).

Pemprov Sulawesi Tengah, Dorong Petani Manfaatkan Pupuk Organik

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah Dorong petani agar bisa memproduksi dan memanfaatkan penggunaan pupuk organik secara mandiri

Mekanik Asal Konawe Utara Tewas Saat Hendak Las Tangki Mobil

Seorang Mekanik Tewas Terbakar Saat Las Tangki Mobil di Konawe Utara, dari kejadian itu seorang lainnya juga mengalami luka

Jumlah Korban Teridentifikasi KM Ladang Pertiwi 02 Bertambah

Jumlah korban yang teridentifikasi dari tenggelamnya KM Ladang Pertiwi 02 kembali bertambah, (DVI) Polda Sulawesi Selatan

Banjir Rendam Ratusan Pemukiman Warga Kabupaten Mamuju

Banjir di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, rendam ratusan pemukiman warga, dan ruas jalan tol akibat hujan deras

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;