Wanita Paruh Baya di Kabupaten Sigi Ditemukan Tidak Bernyawa di Semak-semak

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Evakuasi jasad wanita paruh baya oleh Polres Sigi, Sulawesi Tengah (Foto/Humas Polres Sigi)

Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Warga Dusun 4 Pesaku, Baita, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah digegerkan dengan mayat seorang wanita paruh baya yang tewas di semak-semak, Minggu 22 Januari 2023.

Peristiwa mayat wanita paruh baya di semak – semak ini dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Sigi AKP Ferry.

“Mayat ini pertama kali ditemukan oleh Dola warga Pesaku, darinya diketahui identitas jenazah yang merupakan salah satu warga Pesaku, berinisial ST (58),” terang AKP Feryy.

Baca: 4 Kabupaten di Sulawesi Tengah Terima LHP Kinerja Atas Upaya Penanggulangan Kemiskinan

Melanjutkan, usai mayat tersebut Dola langsung melapor. Menerima laporan tersebut pihaknya langsung mendatangi TKP untuk melakukan Olah TKP

AKP Feryy menyebutkan, belum mengetahui penyebab kematian ST, sebab masih dalam penyelidikan.

Sementara Dola yang merupakan orang pertamakali menemukan wanita paruh baya berinisial ST ini. Dola pun menceritakan kronologinya.

Baca: Mengawali Awal Tahun Kemenkumham Sulawesi Tengah Lakukan Penandatanganan Pencanangan Zona Integritas

Saat melewati lokasi jasad. Dia mencium bau tak sedap, setelah ditelusuri ternyata ST terbujur kaku di semak – semak.

“Setelah saya melihat kaki korban dan mencium bau kurang sedap dia lari pas ditengah jalan sekitar persawahan ketemu dengan anak korban Rinto yang tinggal di Jono Kecamatan Dolo Selatan, yang mencari tau keberadaan ibunya,” terang Dola.

Dola menambahkan, Dola dan Anto lantas pergi ke Kantor Pesaku, kemudian bersama – sama menuju ke lokasi. Tak lama kemudian warga berbondong-bondong datang ke lokasi.

Baca: Ini Dia Keunikan Sulawesi Tengah yang Tak Diketahui Orang

Sedangkan Santo salah satu anak dari ST sehari-hari ibunya mencari sayur untuk dijual kepasar-pasar.

“Saya terakhir ketemu dengan saya malam Kamis di Kalukutinggu, Dolo Barat dirumah saya, sempat ibunya mengutarakan bahwa besok akan mencari sayur pakis,” ungkap Santo.

Di sisi lain Santo mengira ibunya ada dirumah di Kalukutinggu, dan ST di Kalukutinggu pun mengira korban pulang ke anaknya di Wisolo atau Jono. (*/NRL)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.