Webinar OJK: Instrumen dan Pengaturan Keuangan Sejak Dini

<p>Foto: Gubernur Sulawesi Tengah ikuti Webinar OJK.</p>
Foto: Gubernur Sulawesi Tengah ikuti Webinar OJK.

GemasulawesiGubernur Sulawesi Tengah H Rusdy Mastura membuka secara resmi Webinar OJK dengan tema mengenal instrumen dan pengaturan keuangan sejak dini. 

“Saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi webinar ini, menurut saya sangat berguna untuk menambah motivasi generasi muda, khususnya para pelajar akan literasi keuangan, yakni budaya menabung sejak dini,” ucapnya Rusdy Mastura dalam Webinar OJK terkait instrumen dan pengaturan keuangan sejak dini, di Kota Palu, Selasa 24 Agustus 2021.

Menurut dia, aksi menabung merupakan salah satu implementasi dari Keputusan Presiden (Keppres) Nomor: 26 tahun 2019, tentang hari Indonesia menabung.

Baca juga: Webinar Stunting Parigi Moutong, Edukasi ASI Eksklusif

Dia mengatakan, Pemprov memprioritaskan gerakan Sulawesi Tengah menabung, dan berkomitmen meningkatkan literasi serta inklusi keuangan.

Kemudian, mendorong budaya menabung sejak dini bagi peserta didik, diantaranya pelajar sekolah umum dan madrasah. 

Baca juga: Kemendikbudristek Cetak Ratusan Buku dan Bahan Bacaan

Tujuannya kata dia, agar mereka gemar menabung. Namun, upaya itu juga harus didukungan pihak sekolah dan orang tua, dengan memberikan edukasi.

“Dukungan pemerintah dan stakeholder juga sangat penting dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan dalam mewujudkan kemandirian ekonomi demi Sulawesi Tengah lebih sejahtera dan lebih maju,” harapnya.

Baca juga: Anak Diminta Jadi Pengguna Internet Pintar dan Bijaksana

Peringatan hari Indonesia menabung tahun 2021

Menanggapi hal itu, Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tengah, Gamal Abdul Kahar mengatakan, dalam rangka meningkatkan literasi dan inklusi keuangan sebagai bentuk implementasi kegiatan peringatan hari Indonesia menabung tahun 2021, yang diperingati setiap tanggal 20 Agustus.

Kegiatan ini kata dia, bertujuan agar pelajar dapat menggunakan produk perbankan nasional, sehingga dapat meningkatkan inklusi keuangan nasional.

Baca juga: OJK Awasi Ratusan Miliar Rupiah Dana Pemulihan Ekonomi Sulteng

Diketahui, OJK bersinergi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Kementerian Agama (Kemenag) dan industri perbankan mengeluarkan Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).

Program itu, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi kelompok pelajar.

Webinar OJK itu juga dihadiri Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Kadis Pemuda dan Olahraga, Plt Karo Adm Pimpinan, Kepala Seksi Kurikulum dan Kemahasiswaan, Guru SD, SMP/Mts, SMA/SMK se Sulawesi Tengah. (***)

Baca juga: 80 Bantuan Tabung Oksigen Didistribusikan ke Tiga Rumah Sakit di Parigi Moutong

...

Artikel Terkait

wave

Mendagri Dorong Parigi Moutong Percepat Realisasi Pendapatan dan Belanja

Mendagri dorong 17 Pemda percepat realisasi pendapatan dan belanja daerah tahun 2021. Salah satunya Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Ini Poin Penanganan Rehabilitasi Rekonstruksi Pasca Bencana 2018 di Sulawesi Tengah

Pemprov Sulawesi Tengah menggelar rapat membahas tentang percepatan penyelesaian penanganan rehabilitasi rekonstruksi pasca bencana 2018.

1665 UMKM Terdampak Pandemi Target Program Pemulihan Ekonomi Sigi

Sebanyak 1665 UMKM terdampak pandemi covid19, menjadi target program pemulihan ekonomi Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah.

BNN Sulawesi Tengah Gelar Bimtek di Kawasan Rawan Narkoba

BNN Sulawesi Tengah melaksanakan Bimtek stakeholder dan pendamping, dalam rencana aksi pemberdayaan alternatif kawasan rawan narkoba.

Pemda Optimis Capai Target PAD Parigi Moutong 2021

Sekda Zulfinasran Ahmad menyebut Pemda optimis capai target PAD Parigi Moutong 2021, sesuai laporan terjadi selisih realisasi cukup kecil.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;