101 Terkonfirmasi Positif Virus Corona Sulawesi Tengah

waktu baca 3 menit
Data Terkini Pusdatina Sulawesi Tengah 13 Mei 2020

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi Pembaruan terbaru pandemi virus corona Sulawesi Tengah (Sulteng), terkonfirmasi positif virus corona tembus 101 orang.  

Kembali bertambah, berdasarkan hasil SWAB yang dikeluarkan Laboratorium kesehatan daerah (Labkesda) Kota Palu Sulawesi Tengah, sebanyak enam orang tambahan terkonfirmasi positif virus corona.

Dari jumlah 101 orang terkonfirmasi positif virus corona di Sulawesi Tengah, enam tambahannya berasal dari Kabupaten Poso satu orang dan lima orang dari Kabupaten Buol.

Terkait, jumlah terkonfirmasi positif virus korona Kabupaten Poso ditentukan 7 orang dan Buol 49 orang.

Dari tanggapan orang terkonfirmasi dari Kabupaten Buol, ada kluster positif virus korona yaitu kluster Tarakan sebanyak dua orang, kluster Gowa dua orang serta satu orang dari kluster transmisi lokal.

Sebaran positif virus korona di Kabupaten Buol Sulteng terdiri dari Kecamatan Biau terkonfirmasi positif ada dua orang, Kecamatan Danau satu orang, Kecamatan Momunu satu orang dan Kecamatan Bokat satu orang.

Sementara itu, data situs resmi pemerintah covid19.go.id pada 13 Mei 2020, menunjukkan 689 orang terkonfirmasi positif. Berhasil totalnya mencapai 15438 kasus.

Sedangkan, catatan data yang diambil karena wabah korona adalah 1028 orang, 11123 orang dalam perawatan dan 3287 orang disetujui pulih.

Menurut grafik, 75 persen terkonfirmasi virus positif adalah dari laki-laki, sedangkan 25 persen sisanya dari perempuan.

Sedangkan, grafik dari kelompok umur menunjukkan kisaran umur 25-49 terbanyak terpapar virus korona dengan data 56 persen. Umur> 55 sebanyak 17 persen, berumur 50-54 sebanyak 9 persen.

Kemudian, gejala demam data medis positif virus korona sebanyak 72 persen, gejala batuk 70 persen, demam 45,5 persen dan gejala sakit tenggorokan dan pilek sebanyak 15 hingga 18 persen.

Dari beberapa rekam medis, terlihat 90 persen kondisi penyerta pasien positif virus berkorelasi dengan masalah pernafasan lainnya.

Kemudian, diabetes melitus sebanyak 19 persen, hipertensi 19 persen dan sakit jantung 4,8 persen.

Dalam perdebatan covid-19 di Sulteng, Kepala Dinkes Sulteng, Dr Reny A Lamadjido menghimbau:

Mohon tinggal dalam rumah. Alasannya, mempertimbangkan banyak beraktifitas di luar rumah yang dapat menularkan atau tertular virus corona. Khusus untuk generasi muda Orang Tanpa Perbedaan (OTG). 60-70 persen adalah korona virus OTG.

Jangan ada warga yang mendukung dalam satu tempat, apapun kegiatannya. Mengabaikan kebutuhan yang sangat mendesak. Namun, ingin melakukan kegiatan yang melibatkan banyak orang, meminta memberlakukan  jarak fisik  (jarak dua meter). Jika ingin keluar rumah gunakan masker pelindung.

Harapannya dengan banyak tinggal di rumah, dapat menyayangi seluruh anggota keluarga dan warga sekitarnya. Diterbitkan tidak dilakukan penyebaran virus secara massal.

Diharapkan, bagi pendatang yang baru tiba dari daerah atau tempat yang tersedia menyebarkan virus corona, untuk segera melapor dan dilakukan pemeriksaan. Ketika melakukan inspeksi tidak menimbulkan masalah, maka dapat dilakukan pengawasan dari Tenaga Kesehatan. Tentukan, jika gejalanya berat dapat dimasukkan ke dalam rumah sakit untuk perawatan intensif.

Kita jangan melakukan melampaui instruksi pemerintah. Patuhilah yang sudah menjadi petunjuk dari Pemerintah pusat, Pemprov, Pemda dan Pemkot.

Terima kasih kepada para tenaga kesehatan yang sudah mengabdi, pelayanan dan perawatan seluruh pasien virus corona.

BACA JUGA:  Anggaran Corona Parigi Moutong, DPRD: Mana Realisasinya

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.