20 Desa, Target Pembangunan Talud DPUPRP Parigi Moutong

<p>Illustrasi Talud</p>
Illustrasi Talud

Parigi moutong, gemasulawesi.com Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) akan merealisasikan pembangunan talud atau tanggul abrasi.

“Talud itu akan dibangun pada 20 desa yang tersebar di seluruh wilayah Parigi moutong,” ungkap Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPRP Kabupaten Parigi Moutong, Alfianto di ruang kerjanya, Senin 24 Februari 2020.

Ia mengatakan, pembangunan talud di beberapa desa Parigi Moutong itu terbagi pada beberapa wilayah. Mulai dari Kecamatan Sausu hingga Moutong yang berbatasan dengan Provinsi Gorontalo.

Hanya saja, ia mengaku belum dapat menyebutkan satu per satu nama desa itu. Namun, tidak menutup kemungkinan akan mengalami penambahan dua hingga tiga desa.

Pembangunan talud itu kata dia, merupakan pengajuan proposal dari Pemerintah desa (Pemdes) berdasarkan hasil Musrenbang.

“Kami buatkan skala prioritas, desa mana saja yang dianggap layak dilaksanakan tahun ini pembangunan taludnya karena melihat kondisi dampak terparah,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya setiap tahun menerima usulan permohonan pembangunan talut dari seluruh Pemdes.

Hanya saja, seluruh usulan itu tidak dapat terakomodir secara keseluruhan setiap tahunnya. Hal itu diakibatkan minimnya anggaran yang hanya mengakomodir pembangunan talut sepanjang 300 meter dalam setahun.

Sehingga, pembangunan talud disetiap desa yang masuk dalam skala prioritas hanya sepanjang 30 meter saja. Permintaan yang masuk melalui usulan, ada yang mencapai 300 hingga kiloan meter setiap desa.

“Kami tidak dapat merealisasikan seluruhnya karena hanya mengandalkan anggaran dari Dana Alokasi Umum (DAU) yang secara keseluruhannya bisa membangun talud sepanjang 300 meter untuk satu tahun,” terangnya.

Ia menambahkan, pihaknya terkadang mendapat aksi protes dari Pemdes yang belum terealisasikan usulannya.

Namun, ia mengaku tidak bisa dapat melakukan antisipasi lainnya karena minimnya jumlah anggaran.

Tetapi, bagi Desa yang belum terealisasi usulannya tahun ini misalnnya, akan direalisasikan di tahun berikutnya.

“Garis pantai Parigi Moutong memiliki panjang 472 kilo meter dan banyak terdapat pemukiman disepanjang pantai. Wajar jika setiap tahun banyak usulan pembangunan talud,” tandasnya.

Baca juga: Ahmad Saiful: Lokasi Ujian CAT CPNS Parigi Moutong Sudah Siap

Laporan: Rhoy L

...

Artikel Terkait

wave

Ahmad Saiful: Lokasi Ujian CAT CPNS Parigi Moutong Sudah Siap

BKPSDM Kabupaten Parigi Moutong menyebutkan lokasi ujian CAT CPNS Parigi Moutong sudah 100 persen siap. Berita, Poso Palu dan Banggai

Produksi 47 Ton, Sulawesi Tengah Potensi Bisnis Sarang Burung Walet

Produksi mencapai 47 Ton per tahun, Provinsi Sulawesi Tengah berpotensi kembangkan sarang burung walet. Berita, Poso Palu dan Parigi Moutong Banggai

Ribuan Wajib Pajak Majene Sudah Laporkan SPT Akhir Tahun

Kantor Pratama Pelayanan Pajak Majene setiap tahunnya melaksanakan penerimaan SPT tahunan. Berita, Poso Palu dan Parigi Moutong Banggai Majene

Puluhan Siswa SD Parigi Moutong Aksi Bersih Pantai dan Tanam Bibit Mangrove

Puluhan siswa SD Inpres Mertasari Kabupaten Parigi Moutong ikut dalam aksi bersih pantai dan penanaman 1000 bibit mangrove. Berita, Poso Palu dan Banggai

Polres Parigi Moutong Tanam 1000 Bibit Mangrove

Polres Parigi Moutong menggelar aksi penanaman 1000 bibit mangrove di pesisir pantai Desa Mertasari Kecamatan Parigi Berita, Poso Palu dan Kabupaten Banggai

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;