Asal Tolitoli dan Banggai Kepulauan, Tambahan 6 Orang Positif Corona

waktu baca 2 menit
Ilustrasi virus corona

, gemasulawesi- Jubir penanganan virus corona (Sulteng) mengatakan terdapat penambahan enam orang terkonfirmasi positif virus corona.

“Ada tambahan enam orang positif virus corona, empat diantaranya berasal dari Kabupaten Tolitoli dan dua lainnya dari Banggai Kepulauan,” ungkap Jubir penanganan virus corona , Rabu 6 Mei 2020.

Ia melanjutkan, data perkembangan virus corona hingga saat ini sebanyak 76 orang.

Data terkonfirmasi positif ke enam orang positif corona dari Tolitoli dan Banggai Kepulauan, adalah dari hasil pemeriksaan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Sulteng.

Diketahui, Labkesda itu baru saja dioperasikan beberapa waktu lalu.

“Tambahan enam orang positif corona merupakan pasien yang awalnya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP),” jelasnya.

Rinciannya, empat orang positif virus corona berstatus PDP berasal dari Kabupaten Tolitoli Sulteng.

Sedangkan, dua terkonfirmasi positif sisanya adalah pasien status ODP berasal dari Kabupaten Banggai Kepulauan Sulteng.

Dengan adanya dua orang positif, maka itu adalah kasus pertama terkonfirmasi virus corona di Kabupaten Banggai Kepulauan Sulteng.

“Tambahan dua orang terkonfirmasi virus corona itu, belum tercatat di Pusat Data dan Informasi Bencana (Pusdatina) virus corona Sulteng,” terangnya.

Alasannya, hasil pemeriksaan Swab corona atau disebut tes PCR (polymerase chain reaction) itu ada, setelah Pusdatina keluarkan pengumuman harian.

Sebelumnya, data terkini Dinkes , ODP virus corona Sulteng bertambah sembilan orang. Sehingga, total sudah mencapai 141 kasus.

Menurut data 6 Mei 2020, sebaran tambahan positif virus corona Sulteng berasal dari Kabupaten Buol, Touna dan Tolitoli .

Sembilan tambahan ODP itu terdiri dari tiga dari Kabupaten Buol, Touna dua ODP dan Tolitoli satu empat ODP.

Kemudian menurut grafik konfirmasi positif corona yang dikeluarkan Dinkes Provinsi , menyebutkan usia 25-49 tahun lebih banyak terpapar virus. Jumlahnya mencapai 54,2 persen.

Sementara menurut data jenis kelamin, laki-laki paling banyak terpapar virus corona. Yaitu sebanyak 68,57 persen. Dibandingkan dengan perempuan yang hanya mencapai 31,43 persen.

BACA JUGA: Tanggap Corona, Parigi Moutong Hapus Pajak Hotel dan Restoran

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.