Banjir Rendam Ratusan Hektar Sawah di Purwosari Sulawesi Tengah

Banjir Rendam Ratusan Hektar Sawah di Purwosari Sulawesi Tengah

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Banjir rendam ratusan hektar sawah di Dusun Tiga Pambola Desa Purwosari, Kecamatan Torue Kabupaten Parimo Provinsi Sulawesi Tengah.

“Banjir disebabkan tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah selatan Parimo,” ungkap Anggota legislatif (Anleg) DPRD Parimo, I Putu Eddy Tangkas Wijaya via sambungan telepon, Jum’at 30 Oktober 2020.

Ia mengatakan, hujan mulai turun sejak pukul 20.00 Wita. Selang beberapa lama akhirnya tanggul Matampondo jebol.

Akibatnya, puluhan rumah terendam, ratusan hektar sawah dan ternak ikut terseret banjir setinggi 70 cm.

Baca juga: Pohon Roboh Timpa Satu Rumah di Parimo Sulawesi Tengah

“Selain itu, banjir juga membuat satu rumah mengalami kerusakan parah,” urainya.

Dari hasil peninjauan, banjir di Purwosari Sulawesi Tengah diakibatkan talang pembuangan air tidak mampu menampung tingginya debit air. Ditambah lagi jalur tanggul yang cukup kecil.

Tanggul itu kata dia, setiap musim penghujan terus mengalami kebobolan akibat derasnya air yang mengalir ke pembuangan.

Baca juga: APBD Perubahan Parigi Moutong 2020, Pendapatan Turun 8,5 Persen

Ia mengatakan, kalau curah hujan tinggi pastinya rumah penduduk dan arael persawahan menjadi imbas dari luapan sungai.

Akibat banjir, Dusun Pambola terisolir akibat jalan yang digunakan ikut terseret banjir sepanjang 30 meter.

“Jalan itu baru tiga tahun dibangun, sekarang ikut hanyut. Bahkan, bahan pokok mereka seperti beras dan lainnya ikut juga dibawah banjir,” ucapnya.

Ia berharap, pemerintah setempat segera turun kelapangan untuk melakukan pendataan korban banjir.

[videopress ZxjSc4Oo hd=”true” autoplay=”true”]

Baca juga: Pemdes Bambalemo Rampungkan Pembukaan Jalan Lingkungan

Pasalnya, masyarakat menginginkan adanya bantuan yang diberikan kepada mereka.

Pohon Roboh Timpa Satu Rumah di Parimo Sulteng

Pohon roboh timpa satu rumah di Kabupaten Parimo Provinsi Sulteng.

“Kejadian diperkirakan terjadi sekitar pukul 20.00 Wita,” ungkap salah satu saksi mata Selvi, di TKP Jalan Toraranga Kelurahan Maesa Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong, Jumat 30 Oktober 2020.

Baca juga: Periode Oktober-November 2020, Potensi Curah Hujan Tinggi

Ia mengatakan, pohon yang roboh itu disebabkan angin kencang disertai hujan deras pada Kamis malam 29 Oktober 2020.

Rumah sekaligus kios kontrakan itu lanjut dia, persis terletak di persimpangan jalan. Kesaksiannya, pohon yang roboh merupakan pelindung yang berada disisi kiri jalan samping Kantor Bapusarda.

“Tempat usaha pengetikan komputer dan service di rumah itu tertindih pohon yang roboh. Kerusakannya mencapai 80 persen,” urainya.

Baca juga: 100 KK Terisolir Akibat Banjir di Desa Sausu Piore Parigi Moutong

Ia melanjutkan, kesyukuran tersendiri tidak ada korban jiwa dari kejadian ini. Semua penghuninya sementara berlibur ke Pulau Jawa.

Namun kata dia, barang yang ada di dalam rumah itu sudah diamankan ke dalam rumah pemilik lahan.

Dari pantauan, terlihat pegawai Kantor Kelurahan Maesa dan pekerja PLN Cabang Parigi dibantu Babinsa melakukan pembersihan dengan memotong pohon dan rantingnya.

Baca juga: Curah Hujan Tinggi, BPBD Minta Warga Sigi Sulteng Siaga Bencana

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Setelah Banggai, Gempa 4,5 SR Guncang Sigi Sulawesi Tengah

Setelah Kabupaten Banggai, gempa kembali mengguncang Provinsi Sulawesi Tengah, kali ini Kabupaten Sigi dengan 4,5 Skala Richter (SR).

Pohon Roboh Timpa Satu Rumah di Parimo Sulawesi Tengah

Pohon roboh timpa satu rumah di Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Kejadian diperkirakan terjadi sekitar pukul 20.00 Wita

Kontrol Stunting, Parigi Moutong Manfaatkan Aplikasi Simading

Satuan tugas Satgas Penanganan Stunting Parigi Moutong Parimo Sulawesi Tengah Sulteng manfaatkan Sistem manajemen data stunting Simading

Tujuh Kasus Baru dan 11 Pasien Sembuh Covid 19 Sulawesi Tengah

Tercatat Covid 19 Sulawesi Tengah kembali bertambah tujuh kasus baru dan 11 pasien sembuh.

Rehab Rumah Rusak, BPBD Parimo Akomodir Tambahan 3000 Unit

Guna memverifikasi usulan rumah rusak, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah akomodir tambahan 3000 unit.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;