Basarnas Sulsel Lakukan Pencarian Enam Korban Kapal Karam di Perairan Selayar

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Basarnas Sulsel Kerahkan Personel Pos Sar Selayar, Cari 6 ABK KLM Kasman Indah 06. (Foto/Screenshoot Facebook Humas Basarnas Sulsel)

Berita , gemasulawesi – Enam korban Kapal KM Kasman Indah 06 pada Selasa, 27 Desember 2022 yang karam di , masih dalam pencarian Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan () (Sulsel) dengan mengerahkan perahu motor.

Kapal yang karam tersebut dilaporkan tenggelam di , pada Sabtu, 24 Desember 2022.

“Kami menggunakan RIBs (Rigid Inflatable Boats) Selayar dengan dukungan perahu nelayan untuk mencari korban,” ucap Muhammad Rizal saat dimintai konfirmasi, Selasa, 27 Desember 2022.

Sampai saat ini, tim terus melakukan pencarian korban namun terhambat cuaca buruk disertai gelombang tinggi di perairan setempat.

Baca: Kapal Jeneponto Angkut 11 Orang Tenggelam di Perairan Selayar

Rizal mengatakan, sementara kami masih melakukan pencarian, masih belum ada hasil.

KM Kasman Indah 06 dikabarkan tenggelam Sabtu dini hari 24 Desember 2022 saat dalam perjalanan dari Pelabuhan Reok, Nusa Tenggara Timur menuju Pelabuhan Bungeng di Kabupaten Kabupaten, Jeneponto, .

Kapal yang membawa 11 orang dan ratusan ternak ini dilaporkan dihantam gelombang tinggi saat cuaca ekstrem di sehingga lambung kapal meledak dan kapal tenggelam.

Baca: Pedagang Kerupuk di Gowa Ditemukan Tewas Tenggelam

Menurut polisi setempat, lima orang ditemukan di Perairan Jampea dekat Pulau Bembe Selayar sekitar pukul 09.35 WITA pada Minggu, 25 Desember 2022.

Saksi mata Deng Kulle (44 tahun) terjaring di dekat TKP saat melihat seseorang melambai-lambaikan pakaiannya minta tolong, lalu merapatkan perahu dan mengevakuasi mereka.

Lima korban berhasil diselamatkan dan kemudian dibawa ke daratan untuk diserahkan ke polisi di Pasimarannu, Selayar.

Baca: KM Teman Niaga Tenggelam, 4 KRI DiKerahkan Cari ABK Hilang

Korban diketahui awak dan penumpang KM Kasman Indah 06 berjumlah 11 orang, yakni tujuh awak dan empat penumpang, semuanya warga Kabupaten Jeneponto.

Mereka berhasil bertahan di laut setelah kapal mereka dihantam gelombang sekitar pukul 04.00 WITA pada Sabtu pagi.

Mereka menggunakan kelapa sebagai pelampung. Namun, hanya lima orang yang selamat, pencarian masih dilakukan untuk enam orang. (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.