China Keluarkan Peringatan Potensi Peningkatan Kasus Covid-19

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Ilustrasi Vaksinasi Covid-19. (Foto/Pixabay)

Internasional, gemasulawesi – telah mengeluarkan peringatan tentang potensi peningkatan kasus setelah pemerintah melonggarkan aturan wajib pengujian Covid-19, mengizinkan beberapa pasien Covid untuk melakukan karantina sendiri di rumah dan mengakhiri blokade skala besar.

diperkirakan akan mengalami potensi peningkatan kasus Covid-19 yang signifikan setelah pemerintah melonggarkan peraturan yang bertujuan untuk mengurangi penyebaran dan jumlah kasus.

Berdasarkan laporan ANC, salah satu pakar kesehatan ahli epidemiologi terkemuka Zhong Nanshan mengatakan kepada media pemerintah dalam sebuah wawancara pada Minggu, 11 Desember 2022 bahwa jenis virus Omicron, yang tersebar luas di , sangat menular dan dapat menyebabkan peningkatan kasus covid-19.

Baca: Satgas Sebut 1.016.903 Sudah Dapatkan Vaksin Covid-19 Booster Kedua

“Mutasi covid-19 Omicron saat ini sangat menular. Satu orang dapat menginfeksi 22 orang,” kata Zhong, yang pernah menjabat sebagai penasihat utama pemerintah selama pandemi.

Saat ini kata dia, epidemi covid-19 di menyebar dengan cepat, dan dalam keadaan seperti itu, sekuat apapun pencegahan dan pengendaliannya, akan sulit untuk memutus mata rantai penularan secara tuntas.

” Pelonggaran kebijakan anti-Covid yang ketat adalah hasil dari protes besar-besaran di seluruh negeri, karena peraturan tersebut diyakini telah menghancurkan perekonomian nasional,” tuturnya.

Baca: Kasus Covid-19 Menurun, Masyarakat Diajak Tetap Terapkan Prokes

Sementara itu, jutaan lansia di masih belum diimunisasi lengkap, dan rumah sakit kekurangan dana serta tidak memiliki kapasitas untuk merawat pasien dalam jumlah besar.

Pejabat kesehatan negara itu, Jiao Yahui, juga memperingatkan bahwa hanya ada satu tempat tidur perawatan intensif untuk setiap 10.000 orang di negara itu.

Dia juga mengatakan bahwa hingga 106.000 dokter dan 177.700 perawat akan dipindahkan ke unit perawatan intensif untuk menangani gelombang pasien Covid-19. (*/KSD)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.