Satgas Sebut 1.016.903 Sudah Dapatkan Vaksin Covid-19 Booster Kedua

<p>Ket Foto: Vaksin Covid-19 (Foto/Pixabay)</p>
Ket Foto: Vaksin Covid-19 (Foto/Pixabay)

Berita Kesehatan, gemasulawesi – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyebutkan vaksinasi Covid-19 dosis booster kedua di Indonesia telah mencapai sebanyak 1.016.903 orang, hingga Minggu 11 Desember 2022.

Menurut Satgas di Jakarta, disebutkan bahwa jumlah total vaksinasi dosis ketiga di Indonesia sejauh ini telah mencapai 67.506.011 orang.

Sementara itu, sebanyak 174.439.167 orang telah menerima dosis kedua vaksin tersebut hingga saat ini. Jumlah penerima dosis pertama vaksin Covid-19 mencapai 203.827.128 orang.

Satgas mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta segera mendapatkan dosis booster vaksin Covid -19.

Baca: Satgas Covid-19 Sulawesi Utara Ajak Warga Disiplin Prokes

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau para lansia di atas 60 tahun dan tenaga kesehatan untuk segera menerima dosis keempat atau dikenal sebagai second booster vaksin Covid-19.

“Segera lakukan booster kedua, dan jangan lupa gunakan boosternya IndoVac, itu terbukti sangat efektif dan tidak kalah dengan produksi luar negeri,” ucap Budi pada acara Vaksinasi Covid-19 di Bogor. Istana Kepresidenan, Jawa Barat, Kamis 24 September 2022.

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril mengatakan Rabu 23 September 2022 di Jakarta bahwa lansia menghadapi risiko kematian yang tinggi jika tertular virus corona.

Baca: Satgas Covid-19 Sulawesi Tengah Gencarkan Vaksinasi Dosis Lengkap

Dosis booster kedua vaksin Covid-19 untuk lansia dapat diberikan paling cepat enam bulan setelah dosis booster pertama.

“Kami menghimbau kepada masyarakat yang belum divaksin atau yang belum selesai vaksinasinya agar secepatnya dilakukan. Jangan tunda dan jangan takut dengan vaksin, karena vaksin terbaik adalah yang diberikan sekarang,” ucap Syahril. (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Menkes Bakal Penuhi Kebutuhan Dokter Spesialis di RSUD

Menteri Kesehatan (Menkes) menyebutkan bakan penuhi kebutuhan dokter spesialis di setiap rumah sakit umum daerah (RSUD).

67,3 Juta Penduduk Indonesia Sudah Dapatkan Vaksinasi Booster

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyebutkan sebanyak 67.349.256 jiwa penduduk Indonesia telah mendapatkan vaksinasi booster hingga

Sepanjang Tahun 2022 Ada Puluhan Kasus Penggunaan Obat Ilegal di Manado

Sepanjang tahun 2022 terdapat 27 kasus penggunaan obat ilegal di Manado. Jumlah ini berdasarkan data yang disampaikan BPOM

Selama Tahun 2021, 220 Anak Didiagnosis HIV/AIDS

Selama tahun 2021, sebanyak 220 anak didiagnosis dengan Immunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiecy Syndrome (HIV/AIDS), berdasarkan

Vaksinasi Booster Kedua Lansia Upaya Akhiri Pandemi Covid-19

Vaksinasi booster kedua atau dosis keempat bagi penduduk lanjut usia (lansia), merupakan salah satu upaya bangsa Indonesia untuk mengakhiri

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;