COVID-19 Bertambah 7.822 Kasus dan 38 Meninggal Dunia

waktu baca 2 menit
Ket Foto: COVID-19 bertambah penyumbang terbanyak DKI Jakarta (Foto Ilustras/Pixabay)

Berita Kesehatan, gemasulawesi – Positif COVID-19 pada Kamis 17 November 2022 7.822 dengan provinsi penyumbang tertinggi yakni DK Jakarta sebanyak 3.474, hal itu berdasarkan laporan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Jawa Barat dan Jawa Timur berada di urutan kedua dan ketiga dengan total masing-masing 1.348 dan 755 kasus.

Banten menyusul di urutan keempat dengan tambahan 723 kasus. Jawa Tengah menempati urutan kelima dengan tambahan 408 kasus.

Kementerian Kesehatan juga menyebutkan ada enam provinsi yang hari ini mencatat tambahan kasus Covid-19 di bawah 10 kasus.

Baca: Sulawesi Tengah Kembali Terapkan PPKM COVID-19

Jumlah pasien yang berhasil sembuh dari penularan Covid-19 di Tanah Air hari ini mencapai 5.264 pasien dan jumlah terbanyak dari DKI Jakarta dengan 2.589 pasien yang sembuh. Jawa Timur menempati urutan kedua dengan 731 pasien sembuh.

Jawa Barat dan Banten menempati peringkat ketiga dan keempat dengan masing-masing 589 dan 552 pasien sembuh. Jawa Tengah menempati urutan kelima dengan 153 pasien sembuh.

Sementara jumlah pasien yang meninggal akibat penularan Covid-19 di Tanah Air tercatat sebanyak 38 pasien.

Baca: Update Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 1.411 Orang

Secara nasional, kasus aktif 2.520 kasus menjadi 60.471 kasus aktif.

Jumlah sampel yang diuji hari ini adalah 79.839 sampel dengan positivity rate 17,34%.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Indonesia Mohammad Syahril mengatakan subvarian Omicron XBB dan BQ.1 mulai mendominasi kasus Covid-19 di Indonesia.

Baca: Kasus Positif Covid-19 di Sangihe Bertambah Jadi 11 Orang

“Varian XBB baru BQ.1 sekarang ini porsinya 25 persen dari proporsi kasus. Nanti bisa ganti varian lama,” ucap Mohammad Syahril.

Menurut laporan Kementerian Kesehatan RI, varian baru terdeteksi pertama kali pada 25 September 2022 di Indonesia berupa 37 kasus XBB dan 50 kasus BQ.1 per 30 September 2022.

Selama sebulan terakhir, Syahril mengatakan sekitar 10.000 pasien dirawat di rumah sakit, 5 persen di antaranya di ICU dan sisanya non-ICU.

Baca: Covid-19 Naik Lagi, Kasus Terbanyak di Jakarta

“Dari 10.000 kasus yang ditangani, 84% pasien tidak menerima suntikan penguat dan 50 persen tidak divaksinasi,” ucapnya. (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.