Cuaca Selasa 29 Juni 2021: Sulawesi Tengah Potensi Hujan Lebat

<p>Foto: Citra satelit BMKG 28 Juni 2021.</p>
Foto: Citra satelit BMKG 28 Juni 2021.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Rilis cuaca Selasa 29 Juni 2021, BMKG menyebut potensi hujan lebat.

Pada rilis cuaca 29 Juni 2021, BMKG juga menyebut sejumlah wilayah akan diguyur hujan dengan intensitas lebat hingga disertai angin kencang dan kilat/petir.

Sesuai informasi cuaca pada laman web.meteo.bmkg.go.id, Deputi Bidang Meteorologi, menyampaikan prediksi cuaca 29 Juni 2021, ada sirkulasi siklonik terpantau di Kalimantan Barat bagian Selatan yang membentuk daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang di Kalimantan Barat bagian Utara, dari Laut Maluku hingga Sulawesi Barat dan di Sulawesi Tenggara.

Rilis cuaca 29 Juni 2021, daerah konvergensi lainnya terpantau memanjang dari Aceh hingga Sumatera Utara, dari Sumatera Barat hingga Riau, dari Jawa Timur hingga Jawa Barat bagian Selatan, di Kalimantan Timur.

Kemudian, memanjang dari Sulawesi Tenggara bagian Utara hingga Sulawesi Tengah, di Nusa Tenggara Timur, di Laut Flores, di Maluku, di Papua Barat dan di Papua.

Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi dan di sepanjang daerah konvergensi itu.

Baca juga: Angin Kencang Parigi Moutong, Satu Rumah Nelayan Ongka Malino

Berikut wilayah berpotensi terjadi cuaca ekstrem:

Daftar wilayah berpotensi hujan berintensitas lebat dapat disertai angin kencang/puting beliung dan kilat/petir yaitu Bengkulu, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Update cuaca 29 Juni 2021, wilayah berpotensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

Yaitu Riau, Jambi, Kalimantan Selatan dan Maluku Utara.

Sementara wilayah berpotensi angin kencang adalah Nusa Tenggara Timur.

Update cuaca 29 Juni 2021, wilayah berpotensi ekstrem

Daftar wilayah berpotensi hujan berintensitas lebat dapat disertai angin kencang/puting beliung dan kilat/petir Rabu 30 Juni 2021 yaitu Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Gorontalo,  Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Wilayah berpotensi hujan dapat disertai kilat/petir dan angin kencang adalah  Bengkulu.

Wilayah berpotensi angin kencang yaitu Nusa Tenggara Timur. (**)

Baca juga: 13 Kali Gempa di Maluku Tengah, BMKG: Segera Jauhi Pantai

...

Artikel Terkait

wave

Enam Wilayah Masuk Peta Rawan Banjir di Parigi Moutong

Enam wilayah masuk peta rawan banjir di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Kecamatan Parigi, Balinggi, Sausu, Tinombo dan Tomini, Moutong.

BPBD Petakan Masalah dan Solusi Daerah Rawan Banjir Parigi Moutong

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) petakan masalah dan solusi di daerah rawan banjir Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Bupati Lantik Pejabat Eselon III Parigi Moutong, Ini Nama-Namanya

Bupati kembali lantik Pejabat Eselon III Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, bertempat di Pantai Lolaro Tinombo, Senin 28 Juni 2021.

Bupati Samsurizal: Isu Tanah Potensi Nikel Menyesatkan

Bupati Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menyebut kabar tanah potensi nikel adalah isu menyesatkan, sesuai info Kepala Pengelola KEK Tawaili.

Penyintas Bencana di Kota Palu Keluhkan Minimnya Air Bersih

Minim air bersih, sejumlah penyintas bencana di Huntap I Tondo berkeluh kesah ke Anleg DPRD Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;