Dinas ESDM dan Kehutanan Sulteng Berkolaborasi Terkait Pengelolaan Sumber Daya Alam

waktu baca 2 menit
Plt Kepala Dinas Kehutanan Prov Sulteng Rachmansyah Ismail menuutup Raker (Foto/laman Pemprov. Sulteng)

Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Energi dan Mineral (ESDM) dan Kehutanan Sulawesi Tengah (Sulteng) akan berkolaborasi dalam pengelolaan alam.

Hal ini sejalan dengan hasil Rapat Kerja (Raker) Tahun 2023 yang dilakasanakan di Hotel Metro, Morowali, Rabu 1 Februari 2023. Menghasilkan 15 point permasalahan prioritas yang nantinya ditindaklanjuti melalui solusi inovatif dalam pengelolaan alam.

“Raker ini dilakukan sebagai langkah awal untuk memprakarsai perubahan dibidang ESDM dan Kehutanan bersama dengan UPT Kementerian terkait beserta OPD Kabupaten serta pelaku usaha,” kata Plt Kepala Kehutanan Prov Sulteng Rachmansyah Ismail menuutup Raker.

Baca: Ini Dia Sosok Perempuan yang Menjabat Sebagai Sekda Provinsi Sulawesi Tengah

Dia mmenilai selama ini belum ada sinergi antara ESDM, Kehutanan, UPT Kementerian, OPD terkait di Kabupaten, dan Pelaku usaha tambang.

“Dengan adanya sinergi serta perubahan yang dilakukan ini adalah bentuk tanggung jawab kita semua,” katanya.

Dia juga tidak lupa mengucapkan terimakasih terhadap para pemangku kepentingan dan terkait sudah berpartisipasi dalam memberikan sumbangsih pikiran, saran maupun pendapat pada acara tersebut.

Baca: Ini Dia Keunikan Sulawesi Tengah yang Tak Diketahui Orang

Yang mana ini adalah bentuk pengabdian untuk pengelolaan alam berkelanjutan, serta berwawasan lingkungan dalam membangun Sulawesi Tengah lebih sejahtera juga maju.

“Harapannya adalah, agar sinergitas ini tak sebatas pada kegiatan Raker saja, akan tetapi langkah awal perubahan untuk bekerjasama serta kolaborasi antara semua pihak atau para pemangku kepentingan terutama ESDM, Kehutanan selaku institusi pelaksana regulator dalam pelestarian energi juga kelestarian ,” tuturnya.

Baca: Kesatuan Pengelola Hutan se-Sulteng Curhat Dua Masalah yang Sedang Dihadapi

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Perwakilan Balai Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Sulteng, UPT lingkup Kementerian LHK, KPH, Tahura lingkup Dishut Prov Sulteng, pelaku usaha pertambangan, PPKH, dan terakhir cabang dan UPT lab Lingkup DESDM Prov Sulteng. (*/NRL)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.