Dinsos Sulteng Galang Donasi Bantuan Korban Gempa Cianjur

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Kepala Dinas Sosial Sulteng Siti Hasbiah (Foto/dinsos sultengprov)

Berita , gemasulawesi – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi (Sulteng), galang bantuan bagi korban bencana , dan sekitarnya di Provinsi Jawa Barat dengan membuka rekening.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Sosial Sulteng, Siti Hasbiah saat ditemui di Palu, Senin 28 November 2022.

dapat dilakukan mulai hari ini hingga 7 Desember 2022, Dinas Sosial dipercayakan sebagai penghimpun,” ucap Siti Hasbiah.

Ia menjelaskan bahwa sumbangan ini hanya digunakan di lingkungan Pemprov Sulteng, sehingga diharapkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat terlibat untuk meringankan beban masyarakat yang terkena bencana, sebagaimana empat tahun lalu, mengalami hal yang sama dengan dukungan yang mengalir ke daerah dari berbagai pihak.

Baca: Dinsos Sulteng Dorong Peningkatan PKH Melalui Kegiatan UMKM

Sesuai Surat Edaran Gubernur Nomor: 918/417/RO.Adpim perihal open bantuan kemanusiaan untuk korban bencana Cianjur, Jawa Barat Tanggal 22 November 2022 ditujukan Kepada Dinas Sosial untuk membuka kemanusiaan dengan dukungan OPD masing-masing.

Kemudian, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sulteng setempat kemudian diminta untuk mengkoordinir dan galang OPD yang kemudian disalurkan dengan dukungan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat sesuai ketentuan yang berlaku.

“Setelah semua terkumpul, kami akan melaporkan hasil dana yang terkumpul kepada gubernur. Ada juga bantuan dana dari Pemprov Sulteng, sampai saat ini kami belum tahu jumlahnya.” kata Hasbiah.

Baca: Dinsos Sulteng Perpanjang Masa Penyaluran BLT BBM

Ia juga berharap agar lembaga dan organisasi lain di provinsi ini turut membantu mengumpulkan bantuan, sebagai bentuk empati kemanusiaan terhadap bencana yang menimpa masyarakat Cianjur dan sekitarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk membangun solidaritas kemanusiaan untuk meringankan beban para korban bencana, mengingat bantuan kemanusiaan masih sangat dibutuhkan pascabencana.

“Mereka adalah saudara-saudara kita yang membutuhkan uluran tangan agar cepat bangkit dan pulih,” kata Hasbiah.

Baca: UMKM Diminta Dapat Bantu Atasi Pengangguran di Sulteng

Pada hari kedelapan setelah gempa dangkal bermagnitudo 5,6, atau Senin, 28 November 2022, tercatat 703 orang luka-luka, 73.693 pengungsi, 323 meninggal dunia, dan sembilan orang dalam pencarian. (Dn)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.