gemasulawesi.com – Berita Terkini Indonesia Hari Ini
Berita Terupdate dan Terkini Indonesia, Sulawesi Tengah, Palu, Poso, Parigi Moutong
Disnaker Sebut Manajemen K3 PT GNI Buruk: Kalau Kooperatif Kecelakaan Kerja Bisa Dicegah
Morowali Utara, gemasulawesi.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulteng menyebut Manajemen K3 PT GNI Buruk.
Kepala Disnakertrans Sulteng, Armold Firdaus mengatakan, pihak manajemen PT GNI cukup tertutup.
Hal itu terbukti saat pihaknya mengirim surat permintaan data terkait norma kerja dan norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja alias K3 di perusahaan tambang tersebut.
BACA: Mahfud MD Minta PT GNI Lebih Profesional Dalam Menciptakan Suasana Kodusif Antar Pekerja
BACA: Mabes Lirik Kasus PT GNI, Jenderal Bintang Dua Polri Ini Angkat Bicara
“Ini yang saya sayangkan dari manajemen PT GNI, sebenarnya sejak November 2022 kami minta keterangan soal melalui surat resmi, tapi keterangan itu tak diberikan, lambat sekali,” kata Arnold di Kota Palu, Selasa 17 Januari 2023 siang.
“Jadi saya menilai mereka kurang kooperatif,” tambah Arnold.
Menurut Arnod, jika manajemen PT GNI kooperatif maka kecelakaan kerja yang menyebabkan seorang karyawan meninggal dunia bisa dicegah.
BACA: Dandim Jamin Keamanan GNI: Situasi Sudah Kondusif, GNI Bisa Segera Beroperasi Kembali
BACA: Kerusuhan di PT GNI, 71 Pekerja Lokal Ditahan tapi TKA Belum, Polisi: Semua Masih Didalami
Diketahui, sebelum terjadi rusuh antar karyawan di kawasan smelter PT GNI, sempat terjadi kecelakaan kerja yang menewaskan seorang karyawati meninggal dunia akibat Manajemen K3 PT GNI Buruk.
“Padahal sebenarnya kalau mereka kooperatif dari awal, bica dicegah terjadinya kecelakaan kerja,” ujarnya.
Sebab menurut Arnold selama ini pihak belum mengetahui seperti manajemen kerja di PT GNI tersebut.
BACA: Bentrok Karyawan PT GNI Telan Korban Jiwa, Kapolda Sulteng Akui Pengaman Sangat Minim
“Saya lihat Manajemen K3 PT GNI Buruk, saya lihat agak kurang baik,” jelasnya. (*/Hakir)
Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News