Pelaku Pembusuran di Donggala Ditangkap, Korban Sempat Alami Penganiayaan, Polisi Ungkap Motifnya

<p>Pelaku Pembusuran di Donggala Ditangkap Polisi, Korban Sempat Alami Penganiayaan, Polisi Ungkap Motifnya</p>
Pelaku Pembusuran di Donggala Ditangkap Polisi, Korban Sempat Alami Penganiayaan, Polisi Ungkap Motifnya

Donggala, gemasulawesi.com – Tim Buser Paneki Satreskrim Polres Donggala berhasil menangkap terduga Pelaku Pembusuran di Donggala.

Tersangka berinisial S (20) yang melakukan pembusuran terhadap warga Desa Loli Dondo, Jumat 13 Januari 2023.

Kapolres Donggala, AKBP Efos Satria Wisnuwardhana melalui Kasat Reskrim Polres Donggala AKP Arsyad Maaling membenarkan penangkapan terhadap Kelima terduga pelaku penganiayaan.

BACA: PN Donggala Kibarkan Merah Putih Dalam Laut Peringati HUT RI

Dia menyebut kelimannya ditangkap karena pada Minggu 8 Januari 2023 dinihari, Salah seorang Warga Loli Dondo dibusur oleh S di depan Rutan Kel.Ganti Kec.Banawa Kab. Donggala.

“Tim Paneki Satreskrim Donggala telah mengamankan terduga pelaku penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam (sajam) atau busur inisial S ditempat persembunyiannya di Ds. Kabuti Kec.Banawa Tengah, sekitar pukul 10.00 WITA,” ungkap Bripka Herman, Senin 16 Januari 2023. 

Selain S, Tim Buser Paneki pun mengantongi nama nama yang turut serta dan langsung bergerak menangkap rekannya yakni E (20), Z (20), AD (24), dan AZ (20), karena membantu S untuk melakukan pembusuran dan penganiayaan terhadap 2 org Warga Desa Loli Dondo.

BACA: ASN Donggala Hilang Saat Melaut Ditemukan Tewas

Saat diinterogasi polisi, S mengakui telah melepaskan panah busur ke arah badan Korban. Sehingga, Korban mengalami luka tusuk di bagian lengan kirinya.

Sedangkan ke 4 pelaku lainnya mengaku membantu S untuk melakukan penganiayaan terhadap Korban dengan cara mengejar menggunakan sepeda motor”. Ungkapnya

Herman menambahkan, motif dari terduga pelaku itu karena yang sebagai pemicu dan terjadinya perkelahian antara warga desa Loli dondo dan warga Kel. ganti yg pada saat itu yakni Lk. ABDUL AZIS yg mana saat itu bahwa ia sedang melangsungkan acara dero dilapangan bola kel. Ganti,” tuturnya. 

BACA: Dandim Jamin Keamanan GNI: Situasi Sudah Kondusif, GNI Bisa Segera Beroperasi Kembali

Namun korban bernama Abdul azis diduga terkena pukulan dari arah belakang sedang laksanakan acara dero namun tidak diketahui siapa yg telah memukulnya.” Tambahnya

Saat ini terduga para pelaku langsung di amankan dan dibawa ke mako polres donggala untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. (*/Hakir)

 

 

 

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Dandim Jamin Keamanan GNI: Situasi Sudah Kondusif, GNI Bisa Segera Beroperasi Kembali

Dandim Jamin Keamanan GNI pasca bentrok antar karyawan yang mengakibatkan tewasnya 2 pekerja, seoreang TKA dan seorang lagi TKI.

Tahun 2023 Ini Pemprov Sulsel Fokus Pengerjaan Ruas Jalan Tanabatue-Sanrego-Palattae

Tahun 2023 ini Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan fokus pengerjaan ruas jalan Tanabatue-Sanrego-Palattae di Kabupaten Bone.

Kerusuhan di PT GNI, 71 Pekerja Lokal Ditahan tapi TKA Belum, Polisi: Semua Masih Didalami

Sebanyak 71 Pekerja Lokal Ditahan polisi buntut kerusuhan antar karyawan di kawasan smelter PT GNI yang melibatkan TKA dan TKI

Ini Dia Beberapa tempat Wisata Gratis di Kota Makassar

Ada beberapa tempat wisata gratis di Makassar. Tempat - Tempat ini juga merupakan ikon dari Kota Makassar.

Kronologi Rusuh Karyawan PT GNI, Telan Korban Jiwa dan Alat Berat Perusahaan Dibakar

Berikut Kronologi Rusuh Karyawan PT GNI di Desa Bunta, Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;