Ditemukan Tewas Hingga Membusuk, Satu Keluarga Diduga Mati Kelaparan

waktu baca 2 menit
Ket Foto: TKP Korban Tewas Sekeluarga di Kalideres. (instagram/beritaviral24jam)

Hukum, gemasulawesi – Warga perumahan citra garden, Kalideres, Jakarta Barat digegerkan dengan membusuk satu keluarga di dalam rumah sendiri.

Sampai saat ini, pihak kepolisian masih terus menyelidiki penyebab kematian keempat jenazah yang terdiri dari Rudyanto gunawan (71), sang istri K. Margaretha Gunawan (58), seorang anak perempuan dari pasangan suami istri tersebut Dian (40), serta ipar dari Rudyanto yaitu Budyanto Gunawan (69).

Dugaan sementara mati kelaparan, hasil otopsi keempat korban yang tewas tersebut dipastikan lambung mereka kosong tidak makan selama beberapa hari sebelum meninggal.

“Dari lambung semua tidak ditemukan makanan, itu artinya mereka sama sekali tidak makan dalam beberapa hari terakhir. Meskipun begitu kami akan melakukan  pemeriksaan lebih lanjut karena ada banyak kemungkinan,” ungkap AKP Syafri Wasdar, Kapolsek Kalideres 11 November 2022.

Sementara itu Pasma, Kapolres Metro Jakarta Barat mengatakan, dokter forensik RS Bhayangkara akan melakukan pemeriksaan organ-organ lainnya untuk memastikan secara jelas penyebab kematian.

Meskipun ditemukan ditempat yang sama, hasil pemeriksaan pihak kepolisian menguak fakta bahwa keempat orang itu tidak tewas dalam waktu yang bersamaan.

Baca: Empat Korban Tewas di Kalideres Akan Dikremasi Besok, Adik Korban: Kami Tahu dari Pak RT

“Masing-masing meninggal dalam waktu yang berbeda, ini dilihat dari pembusukan jasad yang berbeda-beda, bahkan ada yang dicurigai meninggal sekitar tiga pekan lalu,” jelas Pasma.

Kepala RT 7 RW 15, Asiong dan warga menjelaskan detik detik keluarga Rudyanto pada Kamis 10 November 2022.

“Sabtu lalu baunya mulai tercium, tapi tiga hari terakhir ini baunya tambah menyengat. Awalnya hari ini ada pihak PLN memutuskan aliran listrik karena menunggak,” beber Asiong.

Baca: Terbongkar Perselingkuhan Anggota Kepolisian, Sang Istri Minta Hukuman Seberatnya

Karena warga sudah resah, Pihak RT dan warga sepakat membuka secara paksa pagar yang masih dalam kondisi terkunci.

“Kami menggrebek dan masuk melewati jendela ruang tengah, pada saat saya menyoroti lampu ternyata ada  . Saya langsung suruh teman saya untuk melapor ke ,” ujarnya.

Setelah datang, pintu utama didobrak dan barulah lainnya ditemukan.

Sebelum ditemukan dalam  kondisi tidak bernyawa keluarga ini diduga akan pindah rumah karena ada beberapa kardus yang berisi barang yang sudah siap diangkut untuk dipindahkan. (*/Ita)

Editor: Muhammad Irfan Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.