Pria Ini Diduga Jadi Provokator Utama Aksi Pengeroyokan Pemilik Rental Mobil di Pati Hingga Meninggal Dunia, Pernyataannya Bikin Geger

Pernyataan dari pria yang diduga jadi provokator pengeroyokan di Pati yang tewaskan pemilik rental mobil asal Jakarta ini viral di media sosial.
Pernyataan dari pria yang diduga jadi provokator pengeroyokan di Pati yang tewaskan pemilik rental mobil asal Jakarta ini viral di media sosial. Source: Foto/ilustasi/Unsplash

Pati, gemasulawesi - Berita viral tentang pengeroyokan bos rental mobil di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Pati, Jawa Tengah memunculkan sorotan terhadap sosok pria yang diduga menjadi provokator dalam insiden tersebut.

Sosok Teyeng Wakatobi, seorang selebgram atau konten kreator asal Sukolilo, Pati, menjadi pusat perhatian warganet setelah tragedi pengeroyokan dan pembakaran mobil di Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Video yang viral di media sosial menampilkan Teyeng Wakatobi di lokasi kejadian tepatnya Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Pati dengan latar belakang mobil yang sudah terbakar.

Dalam video tersebut, Teyeng Wakatobi terlihat memberikan pernyataan yang dianggap kontroversial oleh sebagian besar masyarakat.

Baca Juga:
Tindak Lanjut Kasus Pengeroyokan Pemilik Rental Mobil Hingga Meninggal Dunia, Polres Pati Tetapkan 3 Orang Sebagai Tersangka

Ia menyebutkan bahwa mereka memberikan "pelajaran" kepada orang yang dianggap kurang paham, dan melakukan "penindasan" terhadap orang yang dianggap kurang ajar.

"Kita kasih paham, buat orang yang kurang paham, kita hajar buat orang yang kurang ajar," kata seorang pria dalam video tersebut.

Ungkapan tersebut dianggap sebagai upaya provokasi terhadap kekerasan yang terjadi dalam insiden tersebut.

Meskipun belum ada klarifikasi langsung dari Teyeng Wakatobi terkait pernyataan kontroversialnya, reaksi dari netizen menunjukkan kecaman yang tajam terhadap peran dan tindakannya dalam memprovokasi aksi kekerasan.

Baca Juga:
Alami Trauma Berat, Polda Jatim Beri Pendampingan Psikologis untuk Briptu FN, Polwan yang Bakar Suaminya, Begini Kondisi 3 Anaknya Sekarang

Polisi juga masih melakukan penyelidikan untuk menetapkan tersangka dalam kasus ini.

Sebelumnya, Teyeng Wakatobi dikenal sebagai seorang selebgram dengan akun Instagram @teyeng_wakatobi yang memiliki jumlah pengikut yang signifikan.

Namun, akun Instagram dan TikTok miliknya telah lenyap, diduga telah dihapus.

Hal ini menunjukkan dampak dari kontroversi yang terjadi terhadap eksistensi digitalnya.

Baca Juga:
Menikmati Keindahan Alam dan Kuliner di Bukit Delight Malang, Tempat Ngopi dengan Pemandangan Pegunungan yang Memukau

Teyeng Wakatobi juga dikenal sebagai konten kreator yang membuat video-video lucu dan seputar otomotif.

Ia memiliki branding diri dengan sebutan Gigi Racing dan memiliki akun YouTube dengan jumlah pelanggan yang cukup banyak.

Dalam konteks insiden di Sukolilo, peran Teyeng Wakatobi sebagai sosok yang dianggap memprovokasi kekerasan menjadi sorotan penting.

Hal ini mengingat pengaruh dan dampak yang dimiliki oleh sosial media influencer terhadap opini dan perilaku publik.

Baca Juga:
Bakar Suaminya Hidup-Hidup Hingga Meninggal, Polwan Polres Mojokerto, Briptu FN, Ditetapkan Sebagai Tersangka, Ini Pasal yang Menjeratnya

Tak sedikit dari warganet yang mendesak pihak kepolisian agar memeriksa sosok Teyeng Wakatobi yang diduga punya peran penting dalam kasus tewasnya pemilik mobil rental asal Jakarta tersebut. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Dikira Maling, Pemilik Rental di Pati Ini Meninggal Dunia Usai Dihajar Massa Saat Hendak Ambil Mobilnya Sendiri, Begini Kronologinya

Pemilik rental ini dikira maling dan langsung dihajar massa saat hendak mengambil mobilnya sendiri hingga meninggal. Simak kronologinya.

Tindak Lanjut Kasus Pengeroyokan Pemilik Rental Mobil Hingga Meninggal Dunia, Polres Pati Tetapkan 3 Orang Sebagai Tersangka

Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Pati terkait kasus pengeroyokan pemilik rental mobil hingga meninggal dunia.

Dikenal Sebagai Daerah Industri Pertambangan, Wakil Bupati Sebut Sektor Lain di Morowali Utara Juga Harus Dikembangkan agar Lebih Beragam

Wakil Bupati menyampaikan sektor lain di Morowali Utara juga harus dikembangkan agar nantinya lebih beragam.

Jadi Tersangka dalam Kasus TPPU, KPK Sita 91 Kendaraan dan 30 Jam Tangan Mewah Mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari

KPK sita 91 kendaraan dan 30 jam tangan mewah milik Mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari atas kasus TPPU yang menjeratnya.

Menyelusuri Keindahan Tersembunyi dari Pantai Patimban, Destinasi Tertinggal yang Memikat di Subang

Pantai Patimban surga tersembunyi di Subang, Jawa Barat, menawarkan ketenangan alam, penginapan nyaman, dan pengalaman memancing menarik.

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;