Momen Para Siswa SDN 002 Desa Tanjung Riau Belajar di Ruangan Bekas WC Viral, Begini Kata Kadisdik Kabupaten Kampar

Viral momen siswa SDN 002 Desa Tanjung Riau belajar di dalam ruangan yang merupakan bekas WC.
Viral momen siswa SDN 002 Desa Tanjung Riau belajar di dalam ruangan yang merupakan bekas WC. Source: Foto/ilustrasi/Pixabay

Riau, gemasulawesi - Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar telah mengambil tindakan serius terkait situasi kontroversial di SDN 002 Desa Tanjung, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Kontroversi ini muncul setelah foto-foto viral menunjukkan sejumlah murid SDN 002 Desa Tanjung belajar di ruangan bekas WC akibat kekurangan ruang kelas yang memadai.

Plt Kepala SDN 002 Desa Tanjung, Apriwardi, mengungkapkan bahwa kondisi ini bukanlah sesuatu yang dilebih-lebihkan.

"Kenyataannya memang begitu, ruangan yang tersedia tidak mencukupi jumlah murid yang ada," ungkapnya.

Baca Juga:
Buntut Meninggalnya Bos Rental Mobil Usai Dikeroyok, Polres Pati Gelar Razia Besar-Besaran, Puluhan Kendaraan Bodong Berhasil Disita

SDN 002 hanya memiliki sembilan ruangan dengan jumlah murid mencapai 223 orang.

Keterbatasan ruang kelas ini membuat sekolah terpaksa menggunakan ruangan yang tidak layak untuk proses belajar mengajar.

Permasalahan ini kemudian menjadi perhatian serius bagi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar, Aidil.

"Kami harus menyelesaikan masalah ini dengan serius. Kualitas pendidikan tidak boleh terganggu karena keterbatasan fasilitas," tegasnya.

Baca Juga:
Lakukan Kunjungan Kehormatan, Menlu RI dan Presiden Finlandia Membahas Pentingnya Mendorong Gencatan Senjata Segera di Jalur Gaza

Dalam pertemuan dengan Apriwardi, Aidil menyatakan keprihatinannya atas kondisi tersebut.

Tidak hanya dari pihak sekolah dan Dinas Pendidikan, tetapi juga dari berbagai elemen masyarakat, terutama orang tua murid di SDN 002, mulai muncul kekhawatiran.

"Kami prihatin dengan kondisi ruangan yang tidak memadai untuk pembelajaran anak-anak kami," kata Nurul, salah satu orang tua murid di SDN 002.

Hal ini juga menjadi sorotan dari Ketua Komisi Pendidikan DPRD Kabupaten Kampar, Ahmad, yang menegaskan bahwa situasi ini seharusnya tidak terjadi.

Baca Juga:
Dalam Rangka Menyambut Idul Adha, Presiden Jokowi Akan Menyalurkan Total 68 Ekor Sapi Kurban ke 38 Provinsi

Di sisi lain, anggota masyarakat juga mengajukan pertanyaan mengenai penggunaan dana pendidikan.

"Apakah dana yang dialokasikan sudah optimal digunakan untuk perbaikan fasilitas pendidikan?" tanya seorang warga setempat.

Hal ini menjadi titik penting yang perlu dievaluasi oleh pemerintah daerah guna memastikan bahwa dana pendidikan benar-benar efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.

Dalam mengatasi masalah ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar sedang merencanakan langkah-langkah konkret.

Baca Juga:
Program Bupati Ngantor di Desa, Bupati Bone Bolango Akui Merasa Bersyukur Mendapatkan Respon Positif dari Masyarakat

Salah satunya adalah dengan mempercepat pembangunan ruang kelas baru di SDN 002.

"Kami juga akan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk DPRD setempat, untuk mencari solusi yang tepat dan berkelanjutan," ujar Aidil.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengajak partisipasi aktif dari masyarakat dalam upaya perbaikan ini.

"Masukan dan dukungan dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk mencapai pembenahan yang nyata dalam bidang pendidikan," tambah Aidil.

Baca Juga:
Lakukan Peninjauan, Pansus Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sebut Pembangunan Hunian Tetap Korban Gempa Palu Tidak Akan Selesai Sesuai Kontrak

Dari sini, dapat disimpulkan bahwa kondisi pembelajaran di SDN 002 menjadi cerminan dari tantangan yang dihadapi oleh banyak sekolah di daerah pedesaan.

Diperlukan upaya bersama antara pemerintah, sekolah, masyarakat, dan anggota DPRD untuk memastikan bahwa setiap anak mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Viral di Media Sosial! 50 Calon Mahasiswa Baru di Universitas Riau yang Lulus SNBP Pilih Mundur Gegara Keberatan dengan Mahalnya UKT

50 calon mahasiswa baru di Universitas Riau yang lulus SNBP memutuskan untuk mundur karena UKT yang mahal.

Kritik Kebijakan Kampus Terkait Penetapan UKT, Ketua BEM Universitas Riau Farras Raihan Malah Diintimidasi, Terancam Cabut Beasiswa

Farras Raihan, Ketua BEM Universitas Riau, mengatakan bahwa dia mendapat intimidasi dan ancaman setelah mengkritik kebijakan kampus.

Berasal dari Balai Benih Induk, Pemprov Kepulauan Riau Membagikan 35 Ribu Bibit Cabai Gratis untuk Masyarakat di 7 Kabupaten dan Kota

Pemprov Kepulauan Riau membagikan sebanyak 35 ribu bibit cabai gratis untuk masyarakat di sekitar 7 kabupaten dan kota.

Viral Usai Laporkan Mahasiswanya yang Kritik Soal Tingginya Biaya UKT di Kampus, Rektor Universitas  Riau Akhirnya Buka Suara

Rektor Universitas Riau berikan pernyataan resmi terkait viralnya laporan yang dibuatnya pada seorang mahasiswa yang kritik UKT yang tinggi.

Yuk Intip Keindahan Tersembunyi dengan Mengeksplorasi Pesona Alam Air Terjun Neraja di Kepulauan Riau

Air Terjun Neraja adalah destinasi eksotis di Kepulauan Riau, menawarkan pesona alam yang memikat dengan kolam alami dan keindahan hutan.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;