Pantau Langsung Ketersediaan Bahan Pangan, Pj Gubernur Sulawesi Selatan Sebut Harga Kebutuhan Pokok Relatif Stabil

Ket. Foto: Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, Menyatakan Harga Kebutuhan Pokok Relatif Stabil
Ket. Foto: Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, Menyatakan Harga Kebutuhan Pokok Relatif Stabil Source: (Foto/ANTARA/HO/Pemkot Makassar)

Makassar, gemasulawesi – Pj Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, memantau langsung ketersediaan bahan pangan dan harganya di sejumlah pasar tradisional pada H-1 Idul Adha.

Dalam keterangannya pada tanggal 16 Juni 2024, Pj Gubernur Sulawesi Selatan mengatakan melalui pemantauan langsung yang dilakukannya diketahui jika stok kebutuhan pokok tersedia cukup banyak dan juga harganya relatif stabil.

Dilaporkan jika pemantauan tersebut dilakukan di 2 pasar yang berbeda, yakni di Pasar Pabaeng-baeng Makassar dan juga di Pasar Tradisional Terong.

Baca Juga:
Dagingnya Akan Dibagikan ke Kaum Dhuafa, Pemkot Makassar Akan Menyembelih 62 Ekor Sapi pada Hari Raya Idul Adha

Dalam kesempatan tersebut, dia juga mengungkapkan apresiasinya untuk Pemerintah Kota Makassar, dalam hal ini Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, dikarenakan efektif menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Idul Adha tahun 2024.

Dikutip dari Antara, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, menyampaikan bahwa pemerintah kota intens melakukan pengawasan terhadap harga bahan pokok di pasar-pasar tradisional.

“Yang pertama, kami melakukan monitoring harga pagi dan sore secara real time dan yang kedua, kami juga memiliki 3 mekanisme intervensi harga di pasar,” katanya.

Baca Juga:
Festival Sulsel Menari, Disduckapil Berikan Bibit Buah untuk Warga yang Melakukan Pengurusan Administrasi

Dia mengungkapkan upaya-upaya intervensi pemerintah kota dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasar untuk menekan laju inflasi dilakukan melalui 3 tahapan.

“Yang pertama, di setiap hari Selasa dan Kamis, dilakukan penjualan bahan pangan pokok secara langsung dari distributor atau Bulog melalui program MDC (Mini Distribution Center) Tokomoditi dengan menggunakan mobil pengendali inflasi,” terangnya.

Dia melanjutkan yang kedua, pihaknya melakukan intervensi melalui kontainer di kelurahan, khusus untuk komoditi yang naik dari hasil monitoring tersebut.

Baca Juga:
Agar Berjalan dengan Baik dan Aman, KPU Banggai Kepulauan Ajak Masyarakat untuk Ikut Memberikan Andil dalam Pilkada 2024

Ramdhan menyatakan intervensi yang ketiga adalah melakukan operasi pasar atau pasar murah yang berlokasi di kawasan pemukiman pada saat fluktuasi harga dan gangguan stok distribusi.

Dia menekankan pihaknya melakukan intervensi 3 lapis dengan tujuan menjaga stabilitas harga bahan pokok.

Turut mendampingi peninjauan tersebut adalah Kepala Dinas Perdagangan, Arlin Ariesta, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Alamsyah Sahabuddin, serta Direksi PD Pasar Makassar Raya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Salah Satu Daerah Sentra, Pemkab Sebut Bahan Pangan Utama di Parigi Moutong Melimpah

Bahan pangan utama di Kabupaten Parigi Moutong melimpah dikarenakan menjadi salah satu daerah sentra pangan di Sulteng.

Ditunjang dengan Lahan yang Memadai, Pj Bupati Sebut Sektor Pertanian Menjadi Primadona untuk Masyarakat Parigi Moutong

Menurut Pj Bupati, salah satu sektor yang menjadi primadona untuk masyarakat Parigi Moutong adalah sektor pertanian.

Lakukan Asesmen, Pemprov Sulawesi Tengah Sebut Penggunaan Internet di Desa Malitu Kabupaten Poso Masih Sangat Minim

Melalui asesmen yang dilakukan, diketahui jika penggunaan internet oleh masyarakat di Desa Malitu, Kabupaten Poso, masih sangat minim.

Bikin Heboh! Baru Ijab Kabul, Wali Nikah di Maluku Utara Ini Hajar Mempelai Pria Setelah Terdengar Kata Sah, Ada Apa?

Viral di media sosial, wali nikah mendadak hajar mempelai pria di Maluku Utara setelah prosesi ijab kabul berlangsung. Diduga karena hal ini

Siswa Penyandang Difabel di SMPN 4 Makassar Ini Jadi Korban Bullying Rekan-rekannya, Keluarga Korban Laporkan Pelaku ke Polisi

Tak terima anaknya jadi korban bullying, keluarga dari siswa difabel di SMPN 4 Makassar ini laporkan pelaku ke pihak kepolisian.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;