Tergantung dari Hasil Coklit Petugas Pantarlih, KPU Sulawesi Tenggara Sebut Jumlah Pemilih Pilkada Dapat Berkurang atau Bertambah

Ket. Foto: KPU Sulawesi Tenggara Menyatakan Jumlah Pemilih pada Pilkada 2024 Dapat Berkurang atau Bertambah
Ket. Foto: KPU Sulawesi Tenggara Menyatakan Jumlah Pemilih pada Pilkada 2024 Dapat Berkurang atau Bertambah Source: (Foto/ANTARA/Afif)

Kendari, gemasulawesi – KPU Sulawesi Tenggara menyatakan jumlah pemilih sementara dalam Pilkada dari hasil sinkronisasi Daftar Pemilih Potensial Pemilu dan Pemilihan atau DP4 memiliki potensi meningkat sekitar 15.698 orang.

Diketahui jika sebelumnya pada Pemilu yang diadakan oleh Februari 2024 jumlahnya sekitar 1.867.931 orang.

Ketua KPU Sulawesi Tenggara, Asril, dalam keterangannya pada hari Selasa, tanggal 25 Juni 2024, mengatakan jika jumlah pemilih dari hasil sinkroniasi DP4 anatra KPU dengan Kementerian Dalam Negeri dapat saja berkurang atau bertambah.

Baca Juga:
Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Korem 132/Tadulako Sulawesi Tengah Dilaporkan Mengadakan Kegiatan Komunikasi Sosial

“Semua itu tergantung dari hasil pencocokan dan penelitian atau coklit dari petugas Pantarlih,” katanya.

Dia menambahkan bahwa data serentak tahun 2024 mencapai sekitar 1.883.620 orang yang berasal dari sinkronisasi DP4 antara KPU dengan Kemendagri.

Menurutnya, data DP4 inilah yang menjadi tugas utama dari Pantarlih untuk melakukan pencocokan dan penelitian selama 1 bulan penuh yang dilakukan dari tanggal 24 Juni 2024 hingga 24 Juli 2024.

Baca Juga:
Tingkatkan SDM Pelaku Industri Kecil Menengah, Pemkab Sigi Berikan Pelatihan 3 In 1 Berbasis Kompetensi

Dia melanjutkan jka hasil rekap coklit Pantarlih nantinya akan disusun sebagai DPS atau Daftar Pemilih Sementara, yang kemudian diumumkan ke masyarakat untuk dimintai tanggapan.

Asril menyatakan tujuan dari sinkronisasi itu adalah untuk memastikan data setiap pemilih benar-benar valid dikarenakan dinamika pemilih sangatlah tentatif.

Dia memaparkan jadi dalam kurun waktu beberapa bulan setelah Pemilu dapat saja ada yang melakukan pindah domisili, meninggal, atau ada juga warga yang telah berusia 17 tahun, namun, belum terdata.

Baca Juga:
Libatkan Penyuluh, Dinas TPHP Kabupaten Parigi Moutong Lakukan Pendataan Lapangan Lahan Pertanian yang Rusak Akibat Banjir Bandang

Dia juga mengungkapkan harapannnya agar petugas Pantarlih yang dilantik dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.

“Hal tersebut agar data pemilih hasil coklit yang nantinya akan disusun sebagai daftar pemilih sementara dapat benar-benar sesuai dengan fakta yang ada di lapangan,” terangnya.

Dia juga menyampaikan pesannya kepada masyarakat agar memberikan keterangan yang sebenar-benarnya saat nantinya akan didata oleh Pantarlih.

Baca Juga:
Alami Kerusakan Dihantam Banjir dan Longsor, PLN Perbaiki Jaringan Listrik di Sulawesi Tengah

Sebelumnya, KPU Kota Kendari juga telah menetapkan sekitar 949 orang pantarlih yang akan bertugas pada Pilkada tahun 2024. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave
Pasca Idul Adha 2024, Pemkab Sigi Sebut 7 Komoditas Alami Penurunan Harga Bahan Pokok di Pasaran

Pemerintah Kabupaten Sigi menyampaikan setelah Idul Adha tahun 2024, sebanyak 7 komoditas mengalami penurunan harga di pasaran.

Aksi Juru Parkir Liar Masjid Istiqlal yang Getok Tarif Rp300 Ribu pada 2 Bus Pariwisata Ini Viral di Media Sosial, Begini Kronologinya

Viral aksi juru parkir liar di Masjid Istiqlal yang memalak sopir bus pariwisata dan meminta uang Rp 300 ribu.

Tak Lazim! Kisah Pria Asal Indramayu yang Telan 70 Paku Akibat Halusinasi Ini Viral di Media Sosial, Begini Kronologinya

Viral kisah SH, pria asal Indramayu yang diketahui menelan 70 paku akibat terlalu sering berhalusinasi efek overdosis konsumsi obat-obatan.

Rumah Terendam Lumpur, Korban Banjir di Desa Mbuwu Kabupaten Donggala Akui Belum Mendapatkan Lokasi untuk Mengungsi

Lokasi pengungsian belum diperoleh warga korban banjir di Desa Mbuwu, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.

Kabur dari Polsek Biromaru Kabupaten Sigi, 2 Orang Tahanan Berhasil Ditangkap Aparat Kepolisian

Dari 4 orang tahanan yang kabur dari Polsek Biromaru, Kabupaten Sigi, 2 tahanan berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian.

Berita Terkini

wave

Jenis Kejadian Darurat Laporan 112 Parigi Moutong yang Wajib Diketahui Warga

Pahami jenis kejadian darurat laporan 112 Parigi Moutong. Segera laporkan kondisi kritis medis, kebakaran, dan bencana untuk penanganan cepa

Parigi Moutong Siapkan Layanan Darurat 112 untuk Percepat Penanganan Bencana

Kabupaten Parigi Moutong segera menerapkan Layanan Darurat 112. Sistem satu nomor ini mempercepat respons penanganan bencana dan medis.

Pemda Kejar Target Jaminan Kesehatan, Mari Mengenal Apa Itu Universal Health Coverage di Parigi Moutong

Pahami apa itu Universal Health Coverage beserta manfaat besarnya bagi jaminan layanan medis masyarakat Kabupaten Parigi Moutong.

Cara Mengaktifkan BPJS Kesehatan Nonaktif di Parigi Moutong untuk Kejar Target UHC Daerah

Cara mengaktifkan BPJS Kesehatan nonaktif secara online dan offline dengan mudah lewat aplikasi Mobile JKN untuk warga Kabupaten Parigi Mout

Waspada 70 Kasus Kematian Bayi di Parigi Moutong dan Cara Mencegah Komplikasi Kehamilan

Deteksi dini komplikasi kehamilan menjadi kunci utama menekan angka kematian bayi baru lahir yang masih menyentuh 70 kasus di Parigi Moutong


See All
; ;