Rugikan Warga, Kemenag Sulawesi Selatan Masih Menunggu Proses Hukum Travel Umrah Nakal yang Dilakukan oleh Polda

Ket. Foto: Proses Hukum Travel Umrah Nakal yang Dilakukan oleh Polda Sulawesi Selatan Masih Ditunggu oleh Kementerian Agama Sulawesi Selatan
Ket. Foto: Proses Hukum Travel Umrah Nakal yang Dilakukan oleh Polda Sulawesi Selatan Masih Ditunggu oleh Kementerian Agama Sulawesi Selatan Source: (Foto/Antara/ Suriani Mappong)

Makassar, gemasulawesi – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan menyatakan hingga sekarang mereka masih menunggu proses hukum travel umrah nakal yang dilakukan oleh pihak Polda Sulawesi Selatan, yang telah merugikan warga Sulawesi Selatan.

Diketahui warga Sulawesi Selatan dirugikan dengan visa dan paspor yang tidak sesuai dengan yang peruntukkannya.

Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan menyampaikan mereka terus mengawal proses hukum travel umrah nakal yang kasusnya ditangani oleh pihak Polda Sulawesi Selatan.

Baca Juga:
Dilakukan 2 Tahap, Anggota DPRD Sulteng Terpilih Rachmat Syah Tawainella Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Parigi Moutong

Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, H Iqbal Ismail, mengatakan puluhan jemaah haji asal Sulawesi Selatan yang diduga mendapatkan iming-iming beribadah haji dari travel yang membawa mereka ke Tanah Suci, hingga sekarang masih terus diselidiki oleh Polda Sulsel.

Iqbal mengatakan jika nantinya terbukti ada travel yang menjadi penanggung jawab atas kasus hukum di Tanah Suci, maka Kementerian Agama Sulawesi Selatan akan memberikan sanksi yang tegas.

“Termasuk juga dengan rekomendasi pencabutan izin usaha travel yang dimaksud,” ujarnya.

Baca Juga:
Diguyur Hujan dengan Intensitas Lebat Sejak Pagi, 3 Desa di Kecamatan Biluhu Kabupaten Gorontalo Diterjang Banjir

Dalam keterangannya hari Rabu, tanggal 26 Juni 2024, Iqbal menyatakan Kementerian Agama Sulawesi Selatan senantiasa melakukan pemantauan perkembangan travel haji dan umrah.

Dikutip dari Antara, dia memaparkan berdasarkan data dari Kementerian Agama Sulawesi Selatan, jumlah travel haji dan umrah yang resmi terdaftar di Kementerian Agama Sulawesi Selatan terdapat sekitar 17 travel haji.

“Untuk umrah sekitar 122 travel,” katanya.

Baca Juga:
Heboh Keluhan Pengemudi Mobil yang Dikenakan Tarif Rp789 Ribu Saat Berada di Jalan Tol Cisumdawu, Ternyata Ini Penyebabnya

H Iqbal Ismail menerangkan jika terkait dengan korban dari travel ‘nakal’ yang memanfaatkan visa wisata atau ziarah untuk membawa jemaah berhaji, dari laporan Polda Sulawesi Selatan, hingga sekarang ini belum ada yang melapor.

Sebelumnya, dikabarkan jika jajaran Bea dan Cukai Makassar melakukan pemeriksaan barang bawaan, yang termasuk dengan telepon seluler yang dibeli oleh para jemaah haji dari Tanah Suci dan tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.

Kepala Bea Cukai Makassar, Ade Irawan, mengatakan pihaknya menyiapkan petugas untuk pelayanan registrasi IMEI di Asrama Haji untuk memberikan kemudahan untuk jemaah haji yang membeli tablet, handphone dan juga komputer genggam dan ingin mendaftarkan IMEI-nya. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave
Sedang Dipanaskan di Garasi, Mobil Seorang Pria Asal Depok Ini Terjeblos ke Septic Tank dengan Kedalaman 3 Meter, Begini Kondisinya Sekarang

Sebuah mobil terjeblos ke dalam septic tank sedalam tiga meter di Kota Depok, Jawa Barat. Proses evakuasi bersama Damkar berlangsung 4 jam.

Detik-detik Mobil Kapolsek Katingan Hulu Tercebur ke Sungai Katingan Kalimantan Tengah, Satu Orang Meninggal Dunia, Ini Penyebabnya

Satu orang meninggal dunia dalam kecelakaan yang melibatkan mobil Kapolsek Katingan Hulu yang terjun ke sungai.

Viral! Mobil Patroli Polisi Melindas Bendera Israel Saat Pengamanan Aksi Damai Peduli Palestina di Banjarnegara, Begini Kata Kasat Lantas

Viral video yang memperlihatkan sebuah mobil Patwal milik polisi melintas di atas bendera Israel saat mengamankan aksi peduli Palestina.

Bikin Heboh! Ogoh-ogoh Singa dalam Karnaval Pondok Bambu di Desa Bunder Cirebon Mendadak Hangus Terbakar Hebat Gegara Ulah Pria Ini

Detik-detik ogoh-ogoh terbakar hebat saat Karnaval Pondok Bambu di Desa Bunder, Kecamatan Susukan Kab. Cirebon viral di media sosial.

Geger! Driver Ojek Online di Depok Ini Ngamuk dan Menendang Motor Pelanggan hingga Kaca Jendela Rumah Pecah, Alasannya Mengejutkan

Seorang driver ojek online tendang motor milik pelanggan wanita di Kota Depok Jawa Barat hingga kaca jendela rumahnya pecah gegara ini.

Berita Terkini

wave

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.


See All
; ;