Menembak Kaki Salah Satunya, Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menangkap 10 Pria Palestina di Yerusalem Timur

Ket. Foto: 10 Pria Palestina Ditangkap oleh Pasukan Penjajah Israel di Yerusalem Timur
Ket. Foto: 10 Pria Palestina Ditangkap oleh Pasukan Penjajah Israel di Yerusalem Timur Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, militer penjajah Israel telah menangkap 10 pria Palestina di Yerusalem Timur, Tepi Barat.

Pasukan penjajah Israel juga menembak kaki salah satu pria tersebut ketika melakukan terhadap mereka kemarin, tanggal 24 Juni 2024, waktu Palestina.

Sumber yang tidak disebutkan namanya mengatakan pasukan penjajah Israel juga telah menangkap 3 pria Palestina di Tammun, yang berada dekat Tubas.

Baca Juga:
Kembali Melakukan, Pasukan Penjajah Israel Dikabarkan Menghancurkan 2 Rumah Milik Warga Palestina di Jericho Tepi Barat

“Seorang pria lainnya ditangkap di Beitunia, yang berada di sebelah barat Ramallah, Tepi Barat,” ujarnya.

Sementara itu, serangan militer penjajah Israel telah dilaporkan di beberapa lokasi lainnya di Tepi Barat, yakni di Desa Rafat, yang berada di sebelah barat Salfit, Kota al-Khader, di sebelah selatan Betlehem, Kota Beita, di sebelah selatan Nablus, lingkungan at-Tira di kota Ramallah dan Nablus.

Pasukan penjajah Israel juga menyerang kamp pengungsi Balata, yang berada di sebelah timur Nablus.

Baca Juga:
Beberapa Lainnya Terluka, 2 Personel Medis Dilaporkan Tewas dalam Penembakan Pasukan Penjajah Israel terhadap Sebuah Klinik di Kota Gaza

Di sisi lain, setidaknya 15 orang meninggal dalam 3 serangan yang dilakukan terpisah di Kota Gaza.

Sebelumnya, dikabarkan jika militer penjajah Israel telah membunuh 6 orang setelah melakukan serangan terhadap Sekolah Abdel-Fanah Hammoud, yang berada di kawasan Daraj di Kota Gaza.

Sumber yang tidak disebutkan namanya mengatakan militer penjajah Israel telah melakukan serangan mematikan terhadap Sekolah Asmaa di kamp Pantai.

Baca Juga:
Banyak yang Terluka, Bentrokan Dilaporkan Pecah antara Warga Palestina dengan Pasukan Penjajah Israel di Kota Tuqu Tepi Barat

“Mereka juga menyerang sebuah rumah yang merupakan milik keluarga al-Zamili di lingkungan Shuja’iya di Kota Gaza,” katanya.

Namun, jumlah korban tewas untuk setiap serangan yang terjadi belum ditentukan.

Di sisi lain, Duta Besar Amerika Serikat untuk penjajah Israel, Jacob Lew, menyerukan reformasi Otoritas Palestina untuk memainkan perang di Jalur Gaza pasca perang di pertemuan puncak yang dilangsungkan di kota pesisir Herzliya, penjajah Israel.

Baca Juga:
Termasuk Tepi Barat, 450 Anak Palestina yang Seharusnya Terdaftar di Sekolah Menengah Tahun Ini Dilaporkan Dibunuh Penjajah Israel

Dia menyoroti perlunya ketertiban sipil, administrasi sipil dan keyakinan pemerintah Amerika Serikat bahwa Otoritas Palestina harus menjadi bagian dari hal tersebut.

Lew juga kembali menegaskan kembali dukungan pemerintahnya terhadap solusi 2 negara yang akan mewujudkan terbentuknya negara Palestina.

“Masa depan yang memberikan keamanan dan martabat untuk masyarakat Jalur Gaza dan Tepi Barat, itu adalah masa depan yang lebih aman,” katanya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Kekurangan Gizi, 4 Anak di Jalur Gaza Dilaporkan Meninggal Karena Kelaparan dalam Waktu 1 Minggu Terakhir

Dalam waktu 1 minggu terakhir, jumlah anak yang meninggal karena kekurangan gizi di Jalur Gaza meningkat menjadi 4 orang.

Terus Bertahan Hidup, Masyarakat Palestina Dilaporkan Membangun Kembali Sebuah Rumah Sakit Kecil yang Rusak Parah

Sebuah rumah sakit kecil yang rusak parah bernama Rumah Sakit Friends kini kembali dibangun oleh masyarakat Palestina di Jalur Gaza.

Tangkap 1 Orang Pria, Militer Penjajah Israel Dikabarkan Memukuli 3 Warga Palestina Lainnya di Hebron Tepi Barat

3 warga Palestina dikabarkan dipukuli oleh militer penjajah Israel di Kota Hebron yang berada di Tepi Barat dan 1 orang lainnya ditangkap.

Soroti Krisis Kemanusiaan di Jalur Gaza, Armenia Secara Resmi Mengakui Negara Palestina

Negara Palestina secara resmi diakui oleh Republik Armenia melalui pernyataan resmi yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri.

Gerebek Kota Ramallah di Tepi Barat, Pasukan Penjajah Israel Dikabarkan Menembak 3 Warga Palestina

3 warga Palestina ditembak oleh militer penjajah Israel dalam penggerebekan yang dilakukan di Ramallah di Tepi Barat.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;