Tuai Kontroversi! Pernyataan Mendag Zulkifli Hasan yang Sebut Harga Ayam Potong Rp35 Ribu Terlalu Murah Viral di Media Sosial

Pernyataan Mendag Zulkifli Hasan yang menilai harga ayam potong Rp35 ribu terlalu murah dan merugikan peternak tuai kontroversi.
Pernyataan Mendag Zulkifli Hasan yang menilai harga ayam potong Rp35 ribu terlalu murah dan merugikan peternak tuai kontroversi. Source: Foto/Dok. setkab.go.id

Nasional, gemasulawesi - Pernyataan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) terkait harga ayam potong yang dianggap terlalu murah menjadi sorotan tajam di media sosial. 

Kunjungan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan ke Pasar Sederhana di Jalan Jurang, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung saat memantau harga dan pasokan sembako, mengungkapkan bahwa harga daging sapi stabil menjelang Idul Adha. 

Namun, fokus perhatian tertuju pada harga ayam potong yang menurut Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan terlalu rendah.

Dalam pernyataannya, Zulhas menyampaikan keprihatinan atas harga ayam potong yang mencapai Rp 35 ribu per kilogram, sementara pemerintah menetapkan kisaran Rp39-40 ribu. 

Baca Juga:
Kembali Terjadi! Aksi Wanita di Jakarta Selatan yang Ngamuk ke Kurir Ini Viral, Tolak Bayar COD Padahal Paket Sudah Dibuka

“Harga ayam sebesar Rp 35 ribu terlalu murah. Jika tetap seperti itu, peternak akan kesulitan dan bisnis mereka bisa tutup,” jelasnya.

Pernyataan ini cepat viral di media sosial dan mendapat reaksi negatif dari netizen.

Netizen yang mengomentari pernyataan Zulhas banyak yang menyuarakan kekecewaan mereka terhadap kebijakan harga yang dianggap tidak memihak kepada rakyat kecil. 

Beberapa komentar menyatakan bahwa dalam situasi ekonomi yang sulit, menaikkan harga sembako seperti ayam potong hanya akan membebani rakyat.

Baca Juga:
Rugi Banyak! Pemilik Kafe di Yogyakarta Ini Keluhkan Banyaknya Mahasiswa yang Datang Tapi Tak Pesan Apapun, Begini Kisahnya

Sebagian netizen juga mengkritik bahwa kebijakan harga yang cenderung menguntungkan pengusaha besar daripada masyarakat umum. 

Mereka merasa bahwa keputusan tersebut justru merugikan peternak dan konsumen yang berusaha untuk bertahan di tengah kenaikan biaya hidup.

“Menteri bisa menaikkan harga-harga terus, coba saja selama seminggu menjadi orang miskin dan rasakan sendiri dampaknya,” tulis akun @mak***.

Bahkan ada pula yang menyinggung soal gaji pejabat yang terlalu tinggi.

Baca Juga:
Berbagi Rezeki terhadap Sesama, Menteri Agama Tekankan Ibadah Kurban Memiliki Dimensi Sosial yang Sangat Kuat

“Gaji pejabat puluhan sampai ratusan juta itu terlalu mahal, tidak sebanding dengan kinerjanya. Kasihan rakyat,” tulis akun @rif***.

Kontroversi ini menunjukkan bahwa isu harga pangan sangat sensitif dan dapat memicu reaksi keras dari masyarakat. 

Perdebatan antara menjaga kesejahteraan peternak dan memastikan harga yang terjangkau bagi konsumen menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah.

Pemerintah diharapkan dapat melakukan komunikasi yang lebih baik dengan semua pihak yang terkait dalam rantai pasokan pangan, mulai dari peternak hingga konsumen akhir. 

Baca Juga:
Perang di Jalur Gaza, Benjamin Netanyahu Menentang Jeda Taktis Militer Penjajah Israel untuk Memfasilitasi Pengiriman Bantuan

Transparansi dalam penetapan harga dan upaya untuk menjaga keseimbangan antara berbagai kepentingan akan menjadi kunci dalam menghadapi masalah ini. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Perlu Bantuan dari Kemendag, BPKH Sebut Kesepakatan antara Indonesia dengan Arab Saudi Diperlukan untuk Mendatangkan Bahan Baku

BPKH menyampaikan untuk mendatangkan bahan baku asal Indonesia ke Arab Saudi dibutuhkan kesepakatan antara kedua negara.

Terkait Pilkada, Mendagri Ungkap Telah Keluarkan SE tentang Pengunduran Diri Pj Kepala Daerah yang Akan Maju

Surat Edaran tentang pengunduran diri Pj kepala daerah yang akan maju di Pilkada telah dikeluarkan oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian

Gandeng Ditjen PKTN, Mendag Zulkifli Hasan Temukan 40.282 Produk Elektronik Impor Ilegal dari China di Banten, Singgung Soal Kerugian Negara

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan akan menindak tegas temuan 40.282 produk elektronik impor ilegal dari China dengan total senilai Rp6,7 M.

Untuk Menjaga Inflasi, Mendagri Instruksikan Kepala Daerah Mengikuti Pertemuan Virtual yang Digelar Kementerian Dalam Negeri Setiap Pekan

Mendagri menginstruksikan kepala daerah untuk mengikuti pertemuan virtual Kementerian Dalam Negeri setiap minggunya.

Sempat Viral Usai Disidak Mendag Zulkifli Hasan, Kementerian ESDM Akui Isi Tabung LPG 3 Kg yang Beredar Tak Selalu Sesuai Ketentuan

Kementerian ESDM telah mengakui bahwa isi tabung LPG 3 kg yang beredar tidak konsisten dengan standar yang ditetapkan.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Horor Komedi Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Melanjutkan Petualangan Mendebarkan dari Lima Sahabat

Geng Sekawan Limo kembali dalam film baru, mengisahkan petualangan mereka di Gunung Klawih yang penuh kelucuan dan ketakutan

Dugaan Kerabat Dekat Kasatreskrim Parigi Moutong Terlibat PETI Kebal Hukum, Propam Polda Turun Tangan

Kabid Propam Polda Sulteng Roy Satya Putra, S.I.K. berikan perhatian khusus terkait dugaan skandal Kasatreskrim Parigi moutong, Tarigan.

Dugaan Skandal Bisnis Solar Ilegal Seret Nama Kasatreskrim Parigi Moutong

Nama Kasatreskrim Parigi moutong, Anugerah Tarigan terseret dalam pusaran isu dugaan bisnis solar ilegal.

Berebut Dana Pusat, Kabid SD Ingatkan Masalah Hibah Tanah Hambat Perbaikan Sekolah di Parimo

Ratusan sekolah di Parigi Moutong terancam gagal revitalisasi akibat sengketa lahan. Disdikbud minta kepsek percepat urus dokumen hibah.

Parigi Moutong dan Minahasa Tenggara Rancang Koalisi Pertanian, Fokus ke Inovasi Bibit dan Durian

Wakil Bupati Minahasa Tenggara pimpin rombongan kunker ke Parigi Moutong guna pelajari inovasi pusat bibit dan pengembangan sektor pertanian


See All
; ;