Ribuan Napi Lapas di Sulawesi Tengah Dapat Remisi Idul Fitri 1441 H

<p>Ilustrasi remisi Napi</p>
Ilustrasi remisi Napi

Berita sulawesi tengah, gemasulawesiKantor wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah  (Sulteng) memberikan remisi khusus Hari Raya Idul Fitri 1441 H kepada ribuan Narapidana atau Napi.

Totalnya, sebanyak 1.298 orang Napi penghuni Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan di wilayah Sulawesi Tengah mendapat remisi.

“Dari 1.298 Napi yang mendapatkan remisi,” ungkap Lilik Sujandi, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah, dikutip dari Antara, Minggu 24 Mei 2020.

Ia menjelaskan, rincian 1.298 napi yang mendapat remisi khusus perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H tahun 2020 adalah Lapas Palu sebanyak 378 orang, Lapas Luwuk 161 orang, Lapas Ampana 133 orang dan Lapas Tolitoli 153 orang.

Kamudian, Lapas Kolonodale 30 orang, Lapas Leok 78 orang, Lapas Parigi 90 orang, LP Perempuan Palu 28 orang, LPKA Palu 18 orang, Rutan Palu 131 orang, Rutan Donggala 44 orang dan Rutan Poso 54 orang.

“Tambahan RK I dan RK II sebanyak tiga orang, sehingga jumlahnya menjadi 1.298 orang yang dapat remisi,” jelasnya.

Ia mengatakan, ketiga napi itu belum bisa dibebaskan, karena masih harus menjalani pidana tambahan atau pidana subsider.

“Hingga hari ini yang bersangkutan sudah menjalani pidana subsider. Jadi, tidak bisa dibebaskan. Karena masih ada pidana subsider atau pidana tambahan,” urainya.

Jelasnya, ketiga napi yang mendapat remisi khusus dua atau RK II ini, adalah narapidana dari kasus narkoba yang menjalani pidananya di Lapas Kota Palu, Sulteng.

“Ketiga-tiganya narkoba, dua di Lapas Palu Sulteng dan satu Lapas Perempuan. Jadi kalau narkoba rata-rata ada subsidernya,” katanya.

Remisi adalah pengurangan masa menjalani pidana yang diberikan kepada Narapidana dan Anak yang memenuhi syarat-syarat yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan.

Dalam remisi yang dikurangi bukanlah masa tahanan, melainkan masa menjalani pidana oleh Narapidana dan Anak yang diputuskan sebelumnya pengadilan.

Narapidana yang dimaksud adalah terpidana yang menjalani pidana hilang kemerdekaan di lembaga pemasyarakatan.

Sedangkan Anak yang dimaksud adalah Anak Yang Berkonflik dengan Hukum yaitu Anak yang telah berumur 12 tahun, tetapi belum berumur 18 tahun yang diduga melakukan tindak pidana.

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Update Terkini, Parigi Moutong Nihil Penambahan Data Corona

Update gugus tugas penanganan virus corona pada 25 Mei 2020, Parigi Moutong Sulawesi Tengah masih nihil penambahan data ODP, PDP dan terkonfirmasi virus corona.

Sembilan Pasien Covid-19 Sembuh, Asal Buol Sulawesi Tengah

Update data gugus tugas penanganan virus corona Sulawesi Tengah, bertambah sembilan pasien sembuh dari covid-19.

Shalat Ied, Desa Sendana Parigi Moutong Ikuti Protokol Kesehatan

Warga Desa Sendana Parigi Moutong Sulawesi Tengah melaksanakan Shalat Ied mengikuti protokol kesehatan.

Satu Nakes RSUD Morowali Sulteng Positif Corona

Bertambah satu terkonfirmasi positif virus corona pasien OTG terdata sebagai tenaga kesehatan di RSUD Morowali Sulawesi Tengah.

Pasien OTG, Satu Tambahan Positif Corona Kota Palu

Penambahan satu kasus positif virus corona Kota Palu Sulawesi Tengah pada 23 Mei 2020 berasal dari kasus pasien Orang Tanpa Gelaja atau OTG yang sudah dirawat di Pondok Perawatan Asrama Haji.

Berita Terkini

wave

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.


See All
; ;